Peningkatan PAD Provinsi Jambi Masih Banyak Tantangan

SUARA JAMBI – Peningkatan pendapatan daerah bukan hal yang mudah, tentu banyak tantangan baik dari internal Pemerintah maupun masyarakat wajib pajak. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, M. Dianto dalam Rapat Kerja Samsat Semester II dengan tema Peningkatan Kinerja Kesamsatan Tahun 2018, Rabu (26/12/2018) di Abadi Hotel, Jambi.

Baca Juga :  Tolak UU Ciptaker, DPRD Sungai Penuh Sambut Aksi Damai Ribuan Mahasiswa

“Tentu ini menjadi tantangan bagi institusi yang diberikan kewenangan untuk melakukan pemungutan dalam mengupayakan peningkatan penerimaan asli daerah sebagai salah satu sumber pembiayaan pembangunan daerah,” jelas Dianto.

Keberhasilan kinerja SAMSAT yang ada di daerah dilihat dari tiga komponen atau faktor kunci yang terlibat seperti Badan Keuangan Daerah (Bakeuda), Polda Jambi, dan PT. Jasa Raharja cabang Jambi. Oleh karena itu perlu sinergi dan tingkatkan koordinasi guna penguatan teamwork yang solid agar memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Sekda Tanjabbar Ikuti Rakornas Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2022
Baca Juga :  Apakah Nama Anda Sudah Terdaftar Sebagai Pemilih Untuk Tahun 2019 Mendatang..!!!

“Sampai saat ini (tahun 2018) Realisasi Pendapatan Pajak Daerah sudah terealisasi Rp1,237 triliun atau 101,25% dari target 1,274 Triliun, dan saya yakin bahwa dengan adanya keterbukaan dari kita semua dapat meningkatkan pelayanan terhadap wajib pajak,” harap Dianto. (Zal)