Berlumpur Dan Berlobang, Jalan Panca Karya-Meribung Akan Di Perbaiki

SUARA SAROLANGUN – Semakin buruknya akses jalan utama menuju 6 Desa di wilayah Bukit Bulan, membuat warga semakin khawatir melintasi jalan utama tersebut, terlebih jika Kecamatan Limun terus diguyuri hujan, tentunya semakin membuat Jalan penghubung Desa Panca Karya menuju Desa Meribung, Kacamatan Limun tersebut semakin rusak parah dan berlobang.

Seperti dikatakan Kaban Pemberdayaan Masyarakat Desa, Mulyadi, di wilayah Bukit Bulan memang terdapat enam Desa diantaranya, Desa Lubuk Bedorong, Temalang, Mersip, Berkun, Meribung dan Desa Napal Melintang, dan kesemua warga enam Desa tersebut melewati satu jalan, jika hendak menuju Pusat Kota Sarolangun, yakni melewati jalan Panca Karya- Meribung.

“Banyak warga yang melewati jalan tersebut, rasanya lebih dari tiga ribu jiwa di enam Desa didalam sana, panjang jalannya yang buruk itu puluhan kilo meter, namun yang rusak parah kita belum tau, dengan kondisi yang semakin memprihatinkan tentu masyarakat mengeluh, apalagi jelang hari raya Idul Fitri aktifitas warga semakin padat,” ucapnya Mulyadi.

Terpisah warga Desa Telamalang Hadril Walid mengatakan, kerusakan parah jalan tersebut lebih kurang empat titik dengan panjang jalan sekitar 4 Km lebih, yang sangat sulit untuk dilewati dan butuh tenaga ekstra ketika membawa kendaraan roda dua serta harus main tarik kalau kendaraan roda empat.

“Tidak ada jalan lain, mau tidak mau harus dilalui, kalau lewat tentu harus kompoi atau gandengan dengan yang lain, mengurangi resiko kemacetan di perjalanan,” terang walid.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Sarolangun, melalui Kabid Bina Marga, Hadi Sarosa, Dinas pekerjaan umum dan perumahan rakyat (DPUPR), kepada sejumlah media belum lama ini, menyatakan akan segera berupaya melakukan perbaikan terhadap kondisi jalan panca karya menuju meribung bukit bulan tetsebut.

Bahkan ia juga membenarkan bahwa ada empat titik kerusakan terparah, bahkan sangat sulit untuk dilalui oleh pengendara. Baik kendaraan roda empat maupun roda dua dijalan tersebut.

“Iya, kemarin kita sudah ukur jalan kesana, sekarang lagi menunggu alat berat, apakah bisa atau tidak kita bawa kesana, berdasarkan hasil surve kawan-kawan ke lapangan, ada empat titik yang parah dan sangat sulit dilalui. Dan Insya allah mudah-mudahan bisa kita kerjakan sebelum lebaran ini,” tutupnya. (Sar)