SUARA JAMBI – Anggota TNI mengamankan seorang perempuan paruh baya mengaku sebagai anggota lengkap dengan memakai atribut milik TNI, Kamis (3/1/2018). Perempuan tersebut ditemukan oleh Pelda Budiono yang kebetulan menjadi Bhabinsa di wilayah pasar.
Perempuan itu diketahui bernama Maya Sofiah. Anehnya seragam TNI yang sedang dipakainya terlihat ada dua pangkat yakni Pelda pada pundaknya dan Sersan mayor di bagian lengan tanganya berbedanya dengan ketentuan gamat seperti para anggota TNI biasanya.
Komandan Kodim 0415/Batanghari melalui Pasi Intel, Kapten Inf Amru mengatakan, dengan melihat keanehan itu, anggota Babinsa membawa Maya Sofia ke Makoramil setempat untuk menghindari Hal-hal yang tidak diinginkan.
“Setelah itu, ibu Maya Sofiah ini dibawa ke Makodim untuk diperiksa lebih lanjut. Ternyata ibu ini tidak nyambung ketika diajak berbicara, kita mengambil kesimpulan bahwa ibu ini ada penyakit kejiwaan,” jelasnya.
Untuk menyakinkan itu, pihak Kodim 0415/Batanghari langsung berkoordinasi dengan mengundang Detasemen Polisi Militer (Denpom) untuk melepaskan atribut TNI yang dikenakan Maya Sofiah.
“Kemudian kita juga mengundang pihak keluarga yang dalam hal ini suami dari ibu Maya Sofia tersebut untuk dimintai keterangan,” lanjut Amru.
Berdasarkan penuturan dari suaminya, kata Amru jika istrinya ini ada gangguan dan sejak dua tahun terkahir terkena penyakit, bahkan sebelumnya penyakit ibu ini lebih parah dari sekarang.
“Ibu Sofia membeli atribut itu dari rumah sakit Bratanata. Mungkin itu dari Koperasinya, karena disana ada yang jual atribut milik TNI, ibu Maya Sofia ini menghayal sudah di Lantik oleh pak Edi Sudrajat untuk menjadi prajurit dan perintah dari pak Edi Sudrajat dia harus menggunakan atribut dan dari pangkat itu pak Edi Sudrajat yang merintahkan itu,” ujar Amru serti pengakuan dari Maya Sofiah.
Sementara itu, Sadat suami dari Maya Sofia juga membenarkan bahwa istrinya sudah sakit cukup lama, bahkan sebelumnya lebih parah daripada sekarang.
“Kalau untuk masalah belanja ke pasar saya sendiri, kalau untuk mengurus anak bisa sekolah karena di urus sama dia (red-istrinya),” tutur Sadat.
Bahkan pengakauan dari Sadat sendiri, ia tidak mengetahui kalau sang istrinya memiliki atribut TNI.
“Saya selalu periksa lemari, gak pernah ada, kemarin saya ada ketemu baju hitam celana pendek, saya bakar karena saya tidak mengerti soal itu, bahkan hari ini juga saya gak ngerti, kalau kita tanya sekarang dia malah ngelantur,” pungkas Sadat. (Zal)











