SUARA JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi bersama unsur TNI-Polri dan masyarakat melaksanakan shalat Istisqa memohon turunnya air hujan, Kamis (22/8/2019) bertempat di halaman kantor Gubernur Jambi, Telanaipura, Kota Jambi. Kegiatan tersebut dilaksanakan usai menunaikan kewajiban sholat ashar berjama’ah.
Gubernur Jambi Fachrori Umar menyampaikan kabut asap, kekeringan dan kebakaran lahan telah menimbulkan dampak bagi kehidupan masyarakat. Karena sudah hampir beberapa bulan ini semua merasakan. Dampaknya telah mempengaruhi semua sektor kehidupan dan menimbulkan berbagai permasalahan sosial terutama gangguan kesehatan, mengganggu proses pendidikan, menghambat aktivitas transportasi.
“Terimakasih kepada jama’ah yang mengikuti Sholat Istisqa, ini merupakan wujud pengakuan kita kepada Allah Azzawajalla, semoga do’a kita diijabah dan semua kesulitan yang kita alami segera dihilangkan-Nya,” sebutnya.
Selanjutnya Fachrori Umar terus mengingatkan kepada masyarakat agar lebih bijak dalam menjaga lingkungan sekitar dan memanfaatkan alam dengan sebaik munggkin agar tidak tidak terjadinya bencana alam.
Sementara itu, Hasbi Asshiddiqie selaku khatib Shalat Istisqa menerangkan permohonan doa turunnya hujan dapat dilakukan secara sendiri namun pelaksanaan dengan berjamaah diharapkan hujan segera turun.
“Do’a dapat dikabulkan dari seluruh jamaah, sebagian atau dari satu orang untuk itu kita laksanakan shalat sunat istisqa ini memohon turunnya hujan yang berkah,” harap Hasbi Asshiddiqie.
Khatib menerangkan pada masa Nabi Musa AS, pernah dilaksanakan Shalat Istisqa memohon turunnya hujan karena kekeringan yang melanda negeri, hujan berkah yang kita minta membasahi negeri yang sesungguhnya kita tidak akan mampu menyirami negeri Jambi ini. (Zal)











