SUARA SAROLANGUN – Diketahui sebelumnya temuan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jambi yang menyebutkan, bahwa Jambi sempat menjadi sorotan pada pemilihan legislatif 2019 terutama daerah yang dianggap rawan pemilu.
Daerah yang menjadi sorotan tersebut adalah kabupaten Sarolangun. Pasalnya Sarolangun sempat menjadi daerah empat besar dari 10 daerah paling rawan se-Indonesia dan dari hasil kesimpulan dan laporan dari Bawaslu RI.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Sarolangun, Edi Martono mengatakan, jika pelanggaran pemilu di Kabupaten Sarolangun secara nasional sudah turun jauh yakni urutan ke 50 keatas, hal tersebut dikatakannya pada gelaran rapat fasilitas dan koordinasi bersama mitra kerja, dalam rangka kilas balik pengawasan pemilu 2019 dan persiapan pengawasan tahapan pilkada 2020, Selasa (22/10/2019), di Ball Room Abadi Sarolangun.
“Kemarin Kabupaten Sarolangun sempat di sorot 4 besar nasional tingkat kerawanan penyelenggaraan pemilu, namun alhamdlillah sekarang 50-an ke atas, turunnya posisi tingkat pelanggaran di Sarolangun karena masyarakat sudah mulai sadar akan ketertiban taat pemilu,” ucapnya.
Sementara itu, terkait kejadian pelanggaran pada pemilu lalu, yang harus dilakukan tentang pengawasan yakni Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), sementara itu pelanggaran juga terjadi dan dialami oleh para masyarakat atau para caleg terkait pemungutan suara ulang.
“Bawalsu kemarin ada satu ASN yang naik, yakni dari kelurahan pasar, dan mudahan-mudahan kedepan tidak ada lagi ASN yang tidak patuh, sementara itu juga Kecamatan Limun ada, seandainya ini terjadi pas hari (H) tentu bisa dilakukan pemungutan Suara Ulang (PSU), namun telah habis tenggang waktu masa pelaporannya,” jelas Edi.
Sementara itu, sambungnya Edi Martono, Panwaslu Sarolangun berharap penuh pada gelaran pilkada 2020 nanti, tentunya berkaca pada pemilu sebelumnya, Kepala Desa, Lurah juga perangkatnya serta masyarakat harus aktif dan ikut partisifasi mengawasi pemilu.
“Kami berharap masukan dari masyarakat, sangat perlu dan kami mengawasi bersama rakyat,” tutupnya. (Sar)










