SUARA BUNGO – Kabut asap yang menyelimuti sebagian wilayah Sumatera, khususnya di Kabupaten Bungo, menyebabkan terganggunya aktivitas warga dan aktivitas usaha di Kabupaten Bungo tentunya, kabut asap ini bisa menyebabkan berbagai pernyakit pernapasan, sehingga biaya hidup masyarakat lebih tinggi, menurunkan produktivitas, yang imbasnya juga ke dunia usaha.

Untuk itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar dalam bencana kabut asap yang terjadi di Kabupaten Bungo, Bambu Spa Cabang Bungo melaksanakan bagi-bagi masker dan vitamin C secara gratis kepada pengendara dan warga sekitar, Senin (16/9/2019).
Bambu Spa Melakukan tindakan nyata, yaitu membagikan masker dan vitamin C secara gratis kepada masyarakat sekitar dan pengendara motor untuk mencegah dari penyakit gangguan pernapasan akibat asap tersebut.
Beberapa karyawan Bambu Spa Cabang Bungo terlihat membagikan ratusan pcs masker dan vitamin C secara gratis kepada pengendara motor yang melewati Jalan Sultan Thaha, depan tempat usaha Bambu Spa Cabang Bungo, tepatnya di seberang Mapolres Bungo.
Pengendara Motor yang melewati jalan tersebut, terlihat senang dan gembira saat menerima masker dari karyawan Bambu Spa, karena masker tersebut sangat dibutuhkan oleh pengendara motor untuk meminimalisir dari gangguan pernapasan.
“Kegiatan sosial ini dilakukan karyawan Bambu Spa sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat sekitar yang terkena dampak kabut asap di Kabupaten Bungo,” ujar Chen Besty, pengusaha Bambu Spa Cabang Bungo, Senin (16/9/2019).
Chen Besty berharap dengan dibagikan masker ini dapat membantu masyarakat sekitar dalam menjaga kesehatan akibat kabut asap.
Sebelumnya karyawan Bambu Spa pada, Sabtu (14/9/2019) juga telah membagikan 250 pcs masker kepada pengendara dan warga sekitar.
“Sabtu (14/9) kami juga telah membagikan sebanyak 250 pcs masker secara gratis,” jelas Chen Besty.
Chen Besty juga menambahkan, akibat kabut asap ini berdampak lumayan pada usaha bisnis di Kabupaten Bungo, karena masyarakat jadi malas untuk bepergian keluar rumah dikarenakan kabut asap ini.
“Kami berharap agar pemerintah bertindak cepat untuk menghentikan dan mengurangi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan ini, supaya bisa meminimalisir korban dari kabut asap ini,” pungkas Chen Besty. (Oni)













