Anggota Dewan Sidak PTM, Ini Temuannya..!!!

SUARA BUNGO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bungo bersama dinas instansi terkait melakukan Sidak ke-sejumlah lokasi, diantaranya pasar tradisional modern (PTM) (Pasar Bunggur), ninjau Drainase di jalan Sapta Marga, dan Pangkalan Gas Elpiji di Punti Luhur, Talang Pantai.

Anggota DPRD Bungo bersama stake holder yang dipimpin langsung oleh wakil ketua DPRD, Jumiwan Aguza saat melakukan sidak dipasar atas menemukan banyak permasalahan. Antaranya yaitu rehab gedung yang tidak sesuai dengan ketentuan, aliran pembuangan limbah yang tidak bisa di fungsikan dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Pemkab Kerinci Gelar Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW

Saat melakukan pengecekan rehabilitasi gedung Pasar Tradisional Modern (PTM), Jumiwan Aguza didampingi ketua komisi III dan anggota dewan lainnya terlihat marah dan merasa kesal atas temuan dilapangan.

Pasalnya, rehab gedung yang dikerjakan oleh PT. Station Energi Indonesia ini dikatakannya jauh dari standar. Selain pipa pembuangan air-nya yang kecil, tiang gedungnya juga ternyata hanya sebagian saja yang terbuat dari beton.

“Lobang pembuangan air-nya ini terlalu kecil, kalo seperti ini baru digunakan sudah buntu. Terus maksudnya ini apa..?? Mau nipu atau bagaimana, masa iya tiang-tiang ini sebagian beton dan sebagian lagi dari asbes, kok bisa sepertinya ini,” ucap Wakil Ketua DPRD Bungo, Jumiwan Aguza.

Baca Juga :  Pj Gubernur Hari Nur Cahya Pimpin Apel Gerakan Pasukan Operasi Ketupat 2021

Selain itu, Jumiwan juga mengatakan pihaknya bersama anggota dewan lainnya akan segera memanggil pihak pelaksana pengerjaan rehab gedung PTM tersebut.

“Kami akan panggil pihak PT. Station Energi Indonesia, dengan dana yang hampir 3 milyar ini, pengerjaan proyeknya terlihat asal jadi,” sebut Politisi NasDem yang akrab disapa bang Jon ini.

Tidak sampai disitu saja, Darwandi selaku ketua Komisi III DPRD Bungo saat mengecek tiang bangunan yang di buat persis seperti beton ini hanya dengan sekali ketokan tangannya ke tiang dan ternyata langsung berlobang.

Baca Juga :  Enam Tokoh Akan Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional di Tahun 2020

“Kawan-kawan media silakan fhoto dan videokan ini, tiang ini dibuat seperti beton tapi ternyata hanya asbes, ini proyek apaan, ini sama dengan penipuan,” kesal Darwandi.

Untuk diketahui proyek rehabilitasi gedung PTM ini di kerjakan oleh PT. Station Energi Indonesia dengan pagu sebesar Rp2.949.156.000,- dengan nomor kontrak : 13/K/CK-PUPR/BUNGO/2019, dengan sumber dana dari APBD Bungo Tahun 2019. (JNC)