Wasekjen DPP Gerindra Berikan Bantuan Kaki Palsu ke Penyandang Difabel Bungo

SUARA JAMBI – Beberapa Minggu yang lalu, Wasekjen DPP Gerindra Muhammad Harrifar Syafar, SE., MM sempat menyatakan akan membuatkan kaki palsu kepada penyandang Difabel di Kabupaten Bungo. Belum genap satu purnama, janji politisi nasional asal Bungo ini langsung membayar lunas janji tersebut.

Bertempat di Hotel Pelangi Bungo, puluhan penyandang difabel satu persatu mendapatkan giliran untuk diukur panjang kaki guna mendapatkan bantuan kaki palsu yang diberikan oleh ajudan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto itu. Bukan kaleng-kaleng, kaki palsu yang diberikan dirancang langsung oleh dokter ortopedi ternama ibu Kota Jakarta.

Kepada wartawan, M Harrifar Syafar, SE., MM menyampaikan rasa bahagia karena bisa sedikit meringankan beban para penderita difabel. Kata dia, kekurangan satu kaki bukanlah akhir dari segalanya, dia pun merasa salut dengan semangat dan perjuangan dari para penyandang difabel.

“Alhamdulilah, dapat berbagi kebahagiaan bersama teman-teman disabilitas. Semoga bantuan kaki palsu ini bermanfaat dan barokah, sehingga bisa ikut meningkatkan produktifitas semuanya, amin yra, terus semangat!! Saya bersama kalian,” ucap M Harrifar Syafar SE MM, Senin (24/10/2022).

Dijelaskan Harrifar, sesuai dengan petunjuk yang diberikan Prabowo Subianto selama ini, para orang dekat wajib bermanfaat bagi masyarakat apapun bentuk dan tindakannya.

“Bantuan ini juga bagian dari arahan Bapak Prabowo Subianto. Pak Prabowo dengan tegas berpesan, berbuatlah bagi kepentingan masyarakat meskipun sekecil jerami. Dalam kesempatan ini saya juga sampaikan salam langsung dari Pak Prabowo kepada seluruh Warga Jambi, khususnya penerima kaki palsu,” tegas politisi yang mempunyai ciri khas dengan badan tegab, berkepala plontos itu.

Bang Harrifar menegaskan bahwa perjuangannya dalam membantu masyarakat Jambi tidak akan berhenti sampai di sini. Berbagai bantuan seperti pemberian sembako dan lain-lain akan terus dikucurkannya.

“Bagi saya, membantu masyarakat itu tidak terbatas jarak dan waktu. Mau itu di Jakarta ataupun di Jambi, tidak ada masalah,” tegasnya.

Saat disinggung siapa dokter yang merancang kaki palsu bagi para penyandang difabel, Bang Harrifar mengatakan kalau dokter tersebut merupakan dokter yang memang ahli dalam bidang kaki palsu.

“Alhamdulillah proses pengukuran telah dilakukan. Kaki palsunya masih dalam tahap pembuatan dan setelah siap nanti kita serahkan. Nanti juga akan butuh waktu proses dan akan ada yang namanya melatih tulang kaki yg selama ini belum terbiasa. Kemungkinan beberapa penerima kaki palsu ini Insya Allah akan diterbangkan ke Jakarta guna mendapatkan pelatihan serta terapi, terhadap trauma tulang, serta menighindari kecelakaan dalam latihan berjalan,” pungkasnya. (JKM)

Komentar