PWB Minta Tim Gugus Satgas Covid-19 Transparan Terkait Identitas Pasien

SUARA BUNGO – Persatuan Wartawan Bungo (PWB) minta tim Gugus Satgas Covid-19 untuk transparan dalam menyampaikan informasi jumlah dan identitas pasien Corona.

Ketua PWB, Azroni, S. Sos mengatakan, keterbukaan informasi masalah Covid-19 ini sangatlah penting. Pasalnya, informasi yang menyebar ditengah masyarakat saat ini masih banyak yang simpang siur.

“Kita minta tim Gugus Satgas Covid-19 transparan saja. Kami rasa tidak ada yang salah jika harus transparan. Tidak ada kok aturan yang dilanggar. Karena mereka itu bukan anak dibawah umur yang menjadi korban perlecehan seksual,” ujar Azroni, Kamis (26/3/2020).

Baca Juga :  Bupati Adirozal Dampingi Gubernur Jambi Lakukan Safari Ramadhan di Pulau Tengah

Menurut Azroni, jika tidak ada keterbukaan informasi terkait Covid-19 ini, maka akan berdampak buruk bagi masyarakat lainnya yang pernah melakukan kontak langsung dengan orang yang terjangkit.

Jika keterbukaan ini dilakukan, maka orang-orang yang pernah kontak dengan pasien bisa segera memeriksa kesehatannya ke petugas kesehatan.

Baca Juga :  Disporapar Bungo Sebut Bangunan Gedung Tenis Rp1,4 Miliar Itu Hanya Untuk Kalangan Elit Bukan Atlit

“Kalau kita tahu siapa pasiennya kan kita bisa segera memeriksakan diri dan mengisolasi secara mandiri agar tidak terjadi penyebaran. Ini merupakan upaya pemutusan mata rantai penyebaran virus. Jika tidak ada keterbukaan dari tim Gugus Satgas Covid-19, kami takutnya malah jumlah penyebarannya akan makin banyak di Kabupaten Bungo ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Puluhan Wartawan Geruduk Mapolres Bungo, Kapolres Janji Akan Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan Dua Wartawan

Ia berharap adanya transparansi dari tim Gugus. Dengan demikian jurnalis bisa memberikan informasi yang valid kepada masyarakat.

“Kami sangat menghargai kerja dari tim Gugus Covid-19 di Kabupaten Bungo ini. Kami juga paham, mereka sudah bekerja dengan sangat maksimal. Namun kami juga minta informasi yang sebenarnya agar masyarakat tidak panik dan tidak bertanaya-tanya lagi,” pungkasnya.(ari)