MULTIPLAYER EFEK KENAIKAN HARGA BBM

Oleh: Dr. Hamirul, S.T.,M.Pd., COBP., C.HTc., C.RM.,C.RMP., C.NPSP

SUARA ARTIKEL – Pemerintah melalui presiden dan menteri ESDM sudah mengumumkan per tanggal 3 September 2022 pukul 14:30 harga beberapa Bahan Bakar Minyak (BMM) naik diantaranya Pertalite dari harga Rp 7.650 menjadi Rp 10.000, harga Solar Rp 5.150 menjadi Rp 6,800 serta Pertamax dari harga 12, 500 menjadi 14,500. kenaikan harga BBM ini berkisar dari 16 persen sampai dengan 30 persen, hal tersebut diatas pastinya juga akan berpengaruh pada rantai distribusi dan pemasokan bahan kebutuhan pokok yang dalam hal proses distribusinya menggunakan kendaraan yang menggunakan BBM dan sudah barang tentu harga–harga sembako dipasaran akan naik sekitar 30- 40 persen.

Berbagai keluhan yang disampaikan oleh masyarakat sepertinya sudah tidak di indahkan lagi oleh pemerintah mengingat belum selesai juga masih pandemi yang diderita oleh masyarakat sudah ditambah lagi dengan kenaikan BBM dan membuat masyarakat semakin terjepit dalam berbagai macam permasalahan yang diakibatkan oleh kenaikan harga BBM dan bagi sebagian banyak masyarakat kenaikan harga BBM dirasakan sangat tidak tepat, walaupun masyarakat diberikan kompensasi dari kenaikan tersebut sebanyak 150 ribu rupiah perbulan selama 4 bulan yakni 600 ribu rupiah.

Kompensasi yang diberikan pemerintah melalui BLT atau Bansos sebetulnya tidaklah membantu penyelesaian permasalahan yang ditanggung oleh masyarakat dan makin banyaknya kebutuhan masyarakat yang akan ikut naik dan hal tersebut sangat tidak mendidik, karena membuat sebagian masyarakat mengalami ketergantungan dan kalau kita berkaca pada istilah lebih baik diberikan pancing dari pada ikannya dan itulah yang terjadi saat ini.

Kenaikan harga BBM saat ini kita harus pintar-pintar menyiasatinya dan hidup semakin berhemat ditengah kebutuhan yang harganya semakin melambung diantaranya adalah kita harus lebih memprioritas kebutuhan yang memang kita butuhkan dan bukan keinginan serta mengurangi bepergian untuk kita yang memang isi kantongnya pas-pas an dan bagi yang memang isi kantongnya tebal ya sudah pasti tidak masalah mau kemana pun atau mau beli apapun.

Multi player efek dari kenaikan harga BBM ini akan sangat dirasakan oleh golongan masyarakat menengah kebawah, dimana mau tidak mau dan bisa tidak bisa tetap harus menyesuaikan keadaan atas kebutuhan yang semakin mendesak ditengah harga-harga yang semakin melambung tinggi dan selaku masyarakat kita harus mencari potensi-potensi keuangan baru agar dapat menutupi kebutuhan yang wajib yang harus tersedia.

Sebagai masyarakat terkadang kita juga harus memahami keadaan yang terjadi saat ini mengapa pemerintah mengambil jalan menaikkan harga BBM ditengah keadaan ekonomi yang masih jauh dari kata stabil dan disini masyarakat seharusnya diberitahukan keadaan ekonomi kita sebenarnya dalam bentuk transparansi penggunaan anggaran yang akan digunakan bila susbisi BBM ditarik, tapi malah digunakan untuk BLT atau Bansos yang sebetulnya sama sekali tidak membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh masyarakat dan seharusnya pemerintah memberikan informasi kegunaan kabijakan yang diambil atas kenaikkan BBM, sehingga masyarakat tidak ada satwa sangka kepada pemerintah karena pada akhirnya masyarakat akan dapat memahami maksud dari pemerintah menaikan harga BBM.

Komentar