Mewakili Kabupaten Bungo, Owner Cafe Katrin Sebagai Perempuan Inisiator Tingkat Provinsi Jambi tahun 2022

Cafe Katrin Dikunjungi Tim Verifikasi Penilaian Kategori Perempuan Inisiator Tingkat Provinsi Jambi tahun 2022

SUARA BUNGO – Kabupaten Bungo kembali dikunjungi Tim Verifikasi Penilaian Kategori Perempuan Inisiator Tingkat Provinsi Jambi tahun 2022. Penilaian ini mencari perempuan yang berdedikasi tinggi atas kepedulian dengan kemajuan kaum hawa ditengah zaman yang semakin canggih.

Berlokasi di Cafe Katrin, Tim penilai Perempuan Inisiator Tingkat Provinsi Jambi tahun 2022 melakukan verifikasi, Senin (12/09/2022).

Namun, sebelumnya tim penilai ini telah disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Bungo, terutama Ketua TP PKK Kabupaten Bungo Hj. Verawaty Mashuri, Ketua GOW Bungo Nining Wilasari Apri, Kepala Dinas Sosial P2KBP3A Kabupaten Bungo Dra. Novalia dan para tamu undangan lainnya.

Tim Penilai yang datang ke Kabupaten Bungo yakni, Zul Karnain, S.ST., MM Kabid PPDP3AP2 Provinsi Jambi, Giyat Baryoko TP-PKK Provinsi Jambi, Ir. Yusdesmita Kasi Pemperdayaan Perempuan PPDP3AP2 Provinsi Jambi.

Baca Juga :  Berawal Perkelahian, Pemuda Dua Desa di Kerinci Nyaris Bentrok

Kepala Dinas P2KB P3A, Novalia saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Bungo melalui Kepala Dinas P2KB P3A memutuskan Dra. Titin Ariani pemilik Butik Katrin sebagai Perempuan Inisiator dan juga mampu mengedukasikan para perempuan lainnya di Kabupaten Bungo.

“Alhamdulillah, hari ini kita menyambut baik kehadiran dari Tim Penilaian Perempuan Inisiator Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2022 di Kabupaten Bungo, tadi Titin Ariani yang kita utuskan mewakili Kabupaten Bungo. Dia sudah memberikan berupa narasi bagaimana yang menjadi syarat penilaian oleh tim, salah satunya bukti pemberdayaan perempuan di Bungo menjadi wirausaha,” ujar Novalia.

Sementara itu, Ketua TP PKK Bungo Hj. Verawaty Mashuri mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Bungo sengaja mengutuskan Titin Ariani sebagai Perempuan Inisiator Bungo. Pemilik usaha cafe Katrin ini juga merupakan perempuan yang mampu jadi penggerak perempuan lainnya dalam usaha.

Baca Juga :  9 Orang Anak Punk Terjaring Razia Satpol PP Bungo dan Diserahkan Kepada Dinas Sosial

“Kenapa kita mengutus Titin Ariani, selain memiliki usaha sendiri, dia juga sebagai organisator mampu perdayakan kaum perempuan di Kabupaten Bungo dalam bergerak di bidang usaha,” ujar Hj. Verawaty Mashuri.

Verawaty berharap, bahwa dengan adanya penilaian ini bisa menggerakkan perempuan-perempuan yang ada di Bungo untuk bisa mengembangkan kemampuan dan potensi diri. Tidak hanya untuk pribadi sendiri, namun jika bisa berkontribusi untuk masyarakat luas itu akan sangat baik menurutnya.

“Bagi saya, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa perempuan telah mengambil peran di tengah masyarakat,” ujarnya.

“Selain mengemban tugas yang mulia di tengah keluarga, perempuan juga dapat terlibat aktif menjadi penggerak membangun SDM dan mengembangkan potensi yang ada di masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga :  Gubernur D.I Yogyakarta, Sri Sultan HB X Terbitkan Ingub Nataru

Ini alasan Dra. Titin Ariani di pilih sebaga Perempuan Inisiator Pembangunan Pemberdayaan Perempuan bidang Ekonomi

Dengan melihat dan menimbang bahwa beliau sebagai Perempuan yang bisa memberikan dorongan semangat bagi orang lain, untuk terus berjuang, mengeksplorasi diri, dan menginspirasi sesama kaum perempuan di bidang ekonomi, beliau juga memiliki usaha sendiri dan mempunyai kelompok binaan yang sudah bergerak di bidang ekonomi selama kurang lebih 20 tahun.

Dengan berbagai prestasi yang sudah di capai, di antaranya mengikuti lomba kreasi songket dan sulam benang di tingkat Nasional. Juara III Nasional dalam lomba Desain Baju kabaya kartini, Tim penguji Kompetensi SMK Se-kabupaten Bungo selama 7 tahun terakhir, Boutige Catrin sebagai Lokasi Uji Kompetensi menjahit untuk 4 kabupaten yaitu kabupaten Bungo, Tebo, Merangin dan kabuaten Sarolangun selama 19 tahun terakhir. (JKM/ADV)

Komentar