Diduga Pekerja PETI Sekitar Bandara Muara Bungo Tewas Tertimbun Tanah

SUARA BUNGO – Aktivitas Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) di sekitar lokasi Bandara Muara Bungo diduga kembali menelan korban.

Seorang pekerja asal Madura dikabarkan tewas tertimbun tebing tanah galian, Selasa (28/9/2021) sore.

Dari informasi yang berhasil dihimpun dilapangan, pekerja PETI yang tewas dilokasi seputaran Bandara Muara Bungo itu sudah kejadian yang kedua kalinya menelan korban jiwa.

Baca Juga :  "Dongfeng Dilarang Masuk" Begini Cara Pelaku Peti di Sekitar Bandara Untuk Kelabui Aparat

Namun, hingga saat ini aktivitas tambang illegal tersebut masih tetap beroperasi tanpa tersentuh oleh aparat penegak hukum.

“Korbannya orang Madura, Jenazahnya langsung dibawa ke daerah asal. Yang pertama dulu juga kabarnya orang Madura,” ujar salah satu sumber yang tidak mau disebutkan namanya.

Baca Juga :  Fachrori : Masyarakat Harus Tenang Sikapi Penagguhan Umrah Dari Arab Saudi

Pasca kejadian itu, pekerjaan sempat dihentikan sementara. Namun, saat ini penambangan illegal tersebut sudah kembali bekerja seperti semula.

“PETI di seputaran bandara ini kerjanya siang dan malam bang. Nampaknya mereka kerja aman-aman saja, mungkin dekengan mereka ini aparat,” timpalnya.

Saat awak media turun kelapangan, terlihat beberapa alat PETI yang terus bekerja dan tanpa ada rasa takut.

Baca Juga :  Usai Pengukuhan Gelar Adat, Rio Peninjau Laporkan Terkait Aktifitas PETI di Hulu Sungai Batang Tebo

Beberapa pekerja yang ditemui awak media juga terkesan menutupi kejadian naas tersebut.

“Dak dapat info kami bang, coba tanya yang disana (lokasi lain) karena kami pekerja dompeng lanting (rakit),” tutur pekerja itu, Rabu (29/9). (*)