Medsos Dinas Porapar Bungo Juga Soroti Pembangunan Gedung Tenis yang Habiskan Dana Rp1,4 Miliar

SUARA BUNGO – Sebelumnya Pemda Bungo sempat di demo oleh puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pemuda Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bungo yang mempertanyakan program unggulan dan janji politik Bupati dan Wakil Bupati Bungo Mashuri-Apri.

Adapun yang dipertanyakan oleh puluhan mahasiswa itu adalah terkait program Gerakan Dusun Membangun (GDM), UMKM Emak-emak dan Millenial.

Kala itu para pendemo disambut oleh asisten satu Bupati, Zulfadli. Dia mengatakan, kalau terkait GDM itu terkendala karena keuangan Pemda Bungo tidak mencukupi untuk itu.

“Kemarin karena Covid-19, makanya pemda bungo belum bisa menunaikan GDM,” ucap Zulfadli kala itu.

Ketua Wilayah LSM Inakor (Independen Nasionalis Anti Korupsi) DPW Jambi, Fahlefi menilai besarnya anggaran Pembangunan Gedung Tenis Indoor yang saat ini sedang dibangun oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bungo dengan nilai anggarannya mencapai Rp1,4 miliar lebih.

Pembangunan Gedung Tenis Indoor yang sedang dibangun Pemda Bungo itu yakni, berlokasi di samping Pujasera tempat kuliner kota Bungo, tepatnya lagi di samping Rumah Dinas Bupati Bungo.

Baca Juga :  Bupati Adirozal Hadiri Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI

Fahlefi mengatakan, bahwa kebijakan alokasi anggaran untuk Pembangunan Gedung Tenis Indoor ini merupakan bentuk perilaku pemerintah yang tidak tahu malu. Dirinya juga menilai ada pemborosan anggaran untuk belanja yang sama sekali bukan prioritas dan bukan kebutuhan masyarakat bungo.

Justru anggaran-anggaran semacam inilah yang menyandera kebutuhan prioritas masyarakat yang semestinya mendapatkan perhatian dan dukungan anggaran secara memadai.

“Alokasi anggaran ini mencerminkan tingkat sensitifitas pemerintah daerah terhadap masalah yang dihadapi warga sangat rendah. Warga sedang berupaya untuk pemulihan ekonominya akibat Covid-19 kok malah anggaran di hambur-hamburkan begitu saja,” sebutnya.

Tidak hanya itu saja, banyak lagi persoalan ditengah masyarakat yang semestinya menjadi prioritas pemerintah, bukan malah untuk membuang anggaran yang dengan sia-sia seperti ini.

Baca Juga :  Wawako Antos Kukuhkan 123 Orang Duta Genre dan TPPS Kota Sungai Penuh Periode 2023 - 2025

“Warga bungo saat ini sedang berperang dengan harga bahan pokok yang tinggi, seharusnya ini yang menjadi prioritas untuk ditangani pemerintah,” tambah Fahlefi.

“Tapi justru pemerintah tidak peka, bahkan lebih membelanjakan uangnya untuk kebutuhan yang pastinya bukan masyarakat kecil. Siapa yang akan olahraga itu? Tentu bukan warga kecil-kan,” sambungnya.

Berapa banyak fasilitas olahraga yang telah dibangun pemerintah, namun tidak difungsikan. Fahlefi juga menuturkan, bahkan sebagian telah rusak parah. Dan lebih penting lagi dia menjelaskan, bahwa banyak kebutuhan masyarakat yang saat ini belum didapatkan.

“Anggaran Rp1,4 miliar itu seharusnya pemerintah dan DPRD saat ini lebih penting memikirkan pembangunan yang dibutuhkan masyarakat, lebih kehajat hidup orang banyak seperti kegiatan sosial dan pendidikan, masih banyak pembangunan tahun sebelumnya hingga kini tidak dimanfaati dengan berbagai alasan,” kata dia.

Dari pantau dilapangan, Pembangunan Gedung Tenis Indoor itu di anggarkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dengan no kontrak 10/CK/PUPR/BUNGO/2022 dengan besaran anggaran Rp1.485.578.000.00 (Satu Miliar Empat Ratus Delapan Enam Juta Lima Ratus Tujuh Puluh Delapan Ribu Rupiah) dikerjakan oleh kontraktor dari Perusahaan CV. PAYE MORE RAWANG masa pelaksana 143 Hari Kalender.

Baca Juga :  DPRD Bungo Sepakat Geserkan Anggarannya Untuk Bantu Perangi Covid-19

Pembangunan Gedung Tenis Indoor yang menelan dana Rp1,4 miliar lebih itu juga mendapat kritikan dari Dinas Porapar Kabupaten Bungo, melalui postingan di media sosialnya.

“Sebaiknya pembangunan sarana olahraga diperhatikan prestasi olahraganya contoh angkat besi yang selalu menyumbang mendali emas yang banyak untuk kabupaten bungo sampai kini belum ada punya gedung yg layak..dan gor serunai baru juga skr banyak yg rusak.terutama toilet dll..,” tulisan yang dibagikan akun facebook Dinas Porapar Kab Bungo disertai 3 foto, Jumat malam (2/9/2022) sekitar pukul 23.30 Wib. (JKM)