Ini Yang di Sampaikan Menpora Saat Buka Seminar Olahraga di Medan

SUARA MEDAN – Pemilu tidak jadi kendala dalam kegiatan olah raga, jangan di campur adukkan antara kegiatan olah raga dengan kegiatan politik.

Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Prof Dr Zainudin Amali, S.E., M.Si pada acara seminar olahraga, yang bertema, “Ayo Sukseskan PON XXI Aceh Sumut 2024”.

Jelang pon yang akan dilaksanakan di medan dan aceh, menteri berharap semua bisa berjalan sukses, sukses acara, sukses administraai dan sukses kulinernya.

Baca Juga :  Enam Mantan Anggota Dewan Sepakat Mewujudkan Bungo Hebat Bersama Riduwan Ibrahim

“Akan jadi masalah kalau kegiatan sukses, tapi Administrasinya tidak, karena itu semua harus sukses,” kata dia, Rabu (8/2) di Hotel Santika Medan Sumatra Utara.

Dikatakan dia, pelaksnaan olahraga yang sudah terjadwal padavtahun 2024, tetal harus berjalan meski di tahun tersebut adalah tahun politik. Dia juga menegaskan, bahwa Pelan Olahraga Nasional (PON) Sumatera Utara – Aceh adalah hajat masyarakat Indonesia, untuk itulah tidak boleh ditunda-tunda.

Baca Juga :  Pasca PSU Gubernur Jambi, Sekda Asraf Himbau Masyarakat Menjaga Lingkungan yang Damai dan Aman

“Pemilu berjalan dan kegiatan olahraga juga harus berjalan. Kita harus menyukseskan Pekan Olahraga Nasional (PON). Bapak Presiden sudah menanyakan, bahwa olahraga tetap barus berjalan,” kata Menpora.

Menpora juga menegaskan, bahwa PON Sumut-Aceh Tahun 2024 harus sukses tentunya dengan dukungan dari seluruh masyarakat olahraga nasional. Untuk itu tuan rumah juga harus hakin dan percaya diri, bahwa pelaksanaan PON pasti sukses.

Baca Juga :  Kepsek SMA Negeri 1 Sunggal Secara Resmi Buka Kegiatan Ramadhan Centre

Menyangkut sarana dan pra-sarana PON XXI/2024 Sumut-Aceh. Bawah Kemenpora sudah menyerahkan kepada ahlinya, yaitu Kementerian PURM agar pembangunan sesuai dengan rencana. Selain itu Menpora juga menegaskan, kesiapan PON adalah tanggungjawab bersama baik Pemerintah Pusat dan Daerah yang jadi tuan rumah, sehingga harus tetap berkoordinasi antara daerah dan pusat. (Reza)