Gawat, Rio Terpilih Dusun Baru Limbur Lubuk Mengkuang Diduga Jadi Tangan Kanan Bos PETI Lobang Tikus

SUARA BUNGO – Aktifitas ilegal Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) khususnya Lobang Tikus di Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang, nampaknya akan semakin sulit untuk diberantas dan disikat oleh Aparat Penegak Hukum (APH) Kabupaten Bungo. Hal ini dikarenakan para pejabat di dusun Baru Limbur Lubuk Mengkuang, apalagi Datuk Rio Terpilih diduga telah lama ikut bermain PETI Lobang Tikus bersama Budi.

Terpilihnya mantan Ketua BPD, Mahmud menjadi Datuk Rio terpilih Dusun Baru Limbur Lubuk Mengkuang membuat kepercayaan masyarakat terhadap pemberantasan PETI khususnya kegiatan ilegal Lobang Tikus di Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang semakin tipis.

“Dulu pengurus Lobang Tikus pernah mengadakan rapat bersama PJS dan mantan Ketua BPD yang saat ini menjadi Rio terpilih dusun Baru Limbur Lubuk Mengkuang, dan sampai sekarang pihak kepolisian tidak pernah juga turun razia. Sekarang mantan Ketua BPD sudah jadi Datuk Rio dan tinggal dilantik. Kami semakin yakin aktifitas ilegal Lobang Tikus akan semakin menggila dan tidak akan mampu dirazia polisi,” ujar warga Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang.

Baca Juga :  Tim GUNJO Polres Bungo Amankan Satu Orang Terduga Pelaku Curanmor

Jika melihat sepak terjang Rio terpilih yang selama ini ikut terlibat langsung dalam kegiatan PETI Lobang Tikus milik Budi, warga meminta kepada Bupati Bungo untuk memanggil dan menunda pelantikan Rio terpilih dusun Baru Limbur Lubuk Mengkuang, karena jika dilantik maka secara tidak langsung sudah tidak patuh dengan fakta integritas sebelum pelantikan Rio.

“Setiap Rio yang akan dilantik biasanya akan membaca dan menandatangani fakta integritas menolak terhadap aktifitas PETI, namun Rio terpilih Dusun Baru Limbur Lubuk Mengkuang ini sudah lama ikut bermain PETI Lobang Tikus dan jadi pengurus gelondongan milik Budi. Jika Rio terpilih ini tetap dilantik maka dikhawatirkan akan ada tanggapan bahwa Pemerintah Kabupaten Bungo juga ikut membiarkan pelaku PETI menjadi Datuk Rio,” ujar warga.

Baca Juga :  Dikabarkan 3 Orang Pekerja Lobang Tikus di Lokasi PT. CSH Ditangkap Polisi

Tidak hanya terlibat dalam kegiatan ilegal PETI Lobang Tikus saja, warga juga menyebutkan bahwa beberapa waktu lalu Rio terpilih yang masih menjadi Ketua BPD Dusun Baru Limbur Lubuk Mengkuang secara terang-terangan memfasilitasi Pengurus Forum Masyarakat Bukit Marayo untuk bersentuhan langsung dengan pelaku-pelaku PETI Lobang Tikus.

“Dulu dirinya (Rio terpilih, red) ikut memfasilitasi pertemuan forum Masyarakat Bukit Marayo dengan para pelaku PETI Lobang Tikus, dan kabarnya dia juga menjadi salah satu tangan kanan dari Bos Lobang Tikus yang bernama Budi. Oleh karena itu kami sangat berharap pak Bupati Bungo bisa memperhatikan ini agar kegiatan-kegiatan ilegal di Limbur khusunya Dusun Baru Limbur Lubuk Mengkuang teratasi dan bisa dibasmi sampai ke akar-akarnya,” pinta warga.

Baca Juga :  Perketat Keamanan Konser Dewa 19, 1237 Personil Di Turunkan Polda Jambi

Warga juga berharap kepada pak Kapolda Jambi maupun Kapolres Bungo dan Kapolsek Limbur Lubuk Mengkuang agar segera bertindak untuk menghentikan aktifitas PETI Lobang Tikus di Limbur Lubuk Mengkuang dan tangkap bos PETI ini.

“Pak Kapolda Jambi, pak Kapolres Bungo dan pak Kapolsek Limbur kami mohon tangkap Datuk Rio terpilih dusun Baru Limbur Lubuk Mengkuang bersama bos besarnya yang bernama Budi,” harapnya.

Untuk diketahui bersama, bahwa di Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang saat ini ada puluhan PETI Lobang Tikus dan juga ada sekitar Sembilan Unit PETI menggunakan Eksavator yang beraktifitas dengan nyaman dan tanpa ada penindakan dari Aparat Penegak Hukum. (tim)