Diduga Pemdes Koto Baru Mark-Up Anggaran Pembangunan Gedung, BPD Minta Inspektorat Lakukan Audit

SUARA SUNGAI PENUH – Warga Desa Koto Baru, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh soroti Pembangunan gedung serbaguna tahun 2019.

Pasalnya, pembangunan yang menelan dana seratus juta rupiah dari Dana Desa tersebut, pekerjaan hanya sebatas pondasi dan besi tiang. Kuat dugaan adanya mark-up pekerjaan yang dilakukan oleh Pemdes Koto Baru.

Baca Juga :  Pemkab Tebo Bersama Forkopimda dan Masyarakat Gelar Shalat Istisqo

Hal itu diungkapkan Anggota BPD Desa Koto Baru, Kecamatan Tanah Kampung, Jon. Ia mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat soal pembangunan gedung serbaguna tersebut dinilai bermasalah.

“Iya, kami sangat kecewa dengan hasil pembangunan gedung serbaguna yang habiskan dana Rp100 juta ini, tapi hasil pekerjaan hanya tampak tegak besi saja,” ungkap Jon kepada media ini, Sabtu malam (9/5/2020).

Baca Juga :  Besok, SZ - EMH Gelar Deklarasi dan Mendaftarkan Diri ke KPUD Bungo

Dirinya juga mencurigai adanya mark-up anggaran yang dilakukan oleh kepala desa.

“Kalau dinilai pekerjaan seperti ini paling menghabiskan dana sekitar Rp40 juta, tapi keterangan dari kades pekerjaan ini menelan dana Rp100 juta,” bebernya.

Baca Juga :  Mengenal Stress dan Cara Mengatasinya

Kami masyarakat Koto Baru, ditambahkan Jon, meminta kepada pihak Inspektorat untuk melakukan audit dan investigasi secara langsung kelapangan atas dugaan penyelewengan terhadap pembangunan gedung serbaguna tersebut.

Hingga berita ini dipublis, sayangnya kades Koto Baru Tanah Kampung belum dapat dikonfirmasi.(ndy)