BREAKING NEWS..!! Dinas PMD Bungo di Geledah Penyidik Jaksa Kejari Bungo

2087

SUARA BUNGO – Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Bungo melakukan penggeledahan Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Dusun (PMD) Kabupaten Bungo, Kamis (26/11/2020).

Penggeledahan ini terkait dugaan korupsi Dana Desa pada kegiatan pembukaan dan pengerasan jalan usaha tani Dusun Peninjau, Kecamatan Bathin II Pelayang tahun anggaran 2019 lalu.

Dalam kasus ini, penyidik telah menetapkan tiga orang tersangka. Meraka adalah berinisial S (54) selaku mantan Rio (kepala desa) tahun 2019, Z (58) Kaur Keuangan dan F (42) tim pelaksana kegiatan.

Penetapan tersangka tersebut setelah penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Bungo memeriksa sejumlah saksi-saksi dan berdasarkan hasil laporan audit BPKP perwakilan Provinsi Jambi.

Dari hasil audit BPKP didapatkan hasil kerugian negara diperkirakan mencapai Rp354.034.315,55.

Kasi Tindak Pidana Khusus Kejari Bungo, Galuh Bastoro Aji saat dikonfirmasi awak media membenarkan adanya penetapan tersangka tersebut, katanya ketiganya ditetapkan jadi tersangka sejak 21 Oktober 2020 yang lalu.

“Penetapan tersangka telah kita lakukan tertanggal 21 Oktober 2020 lalu. Untuk ketiga tersangka S (54) selalu Mantan Rio tahun 2019, Z (58) Kaur Keuangan dan F (42) tim pelaksana kegiatan,” jelas Galuh.

“Hari ini, kami penyidik Tindak Pidana khusus Kejari Bungo melakukan penggeledahan untuk mengumpulkan barang bukti terbaru untuk kasus ini,” tambah Galuh.

Untuk diketahui, dugaan korupsi Dana Desa (DD) di Dusun Peninjau, Kecamatan Bathin II Pelayang ini mencuat setelah diketahui kegiatan pembukaan dan pengerasan jalan usaha tani senilai Rp519.717.000 tidak dikerjakan sampai selesai. Namun kegiatan pekerjaan itu telah dicairkan 100 persen.

Pekerjaan pembukaan dan pengerasan jalan usaha tani di Dusun Peninjau direncanakan dilaksanakan dan pertanggungjawaban keuangannya secara swakelola, namun faktanya dilaksankaan secara borong.

Selain itu berdasarkan RAB dengan volume pengerjaannya sepanjang 2.670 meter dan lebar 6 meter itu tidak sesuai dengan volume pada perencanaannya. (Oni)

Silahkan Komentar nya Tentang Berita Ini