Berbeda Pandangan Politik, Mahasiswa Bawah Asuhan YPTSA Sungai Penuh Tidak Boleh Kehilangan Hak

SUARA SUNGAI PENUH – Status facebook Badar Khumaira Pembina HMBM Himpunan Mahasiswa Bidikmisi, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) dibawah naungan
Yayasan Pendidikan Tinggi Sakti Alam (YPTSA) Kerinci, cukup mengguncang dunia pendidikan di Sungaipenuh.

Belum diketahui apakah status ini terkait Pilkada. Sebab, paska majunya Alvia Santoni sekarang ketua STIE Sakti Alam Kerinci membuat politik di kampus itu cukup memanas.

Baca Juga :  Kantor DPRD Bungo Dikepung Ratusan Mahasiswa, Ini Tuntutannya..!!

Gonjang-ganjing adanya tekanan dan ancaman bagi mahasiswa untuk mendukung Alvia Santoni muncul kepermukaan. Bahkan, beberapa dosen STIE Sakti Alam Kerinci terang-terangan menjadi tim sukses.

Berikut status facebook Badar Khumaira yang menginginkan kebebasan Mahasiswa untuk menentukan pilihannya dalam politik.

Baca Juga :  Pemdes Ulu Air Serahkan BLT Dana Desa 'Door to Door' Kepada 102 KK Terdampak Covid-19

“Politik bukanlah sebuah tragedi sosial, tidak boleh ada 1 orang mahasiswapun yang kehilangan haknya karena perbedaan pandangan politik.

Saya memastikan bahwa di himpunan ini kami adalah keluarga, semua bebas berekspresi, kita akan biarkan anak-anak muda ini membangun pandangan politiknya masing-masing..

Baca Juga :  5 Warga Sungai Penuh Positif Covid-19, Jubir Covid-19 dan Dinkes Diam

#HMBM
#StiaNusa”

Status Badar Kumaira ternyata mendapat tanggapan positif dari pencinta media sosial dan disukai 170 orang banyak komentar positif.

“Mantap pen Cerahan nya pak dosen biarkan mereka menentukan pilihan mereka dengan sebebas-bebasnya pelangi itu indah dikarenakan berbagai macam warna,” tulis Ari.(*)