oleh

Masyarakat Batang Bungo Minta Polres Bungo Tangkap Pelaku Kerusuhan Antara Karyawan PT. KBPC Dengan Masyarakat

SUARA BUNGO – Insiden penutupan jalan yang dilakukan oleh masyarakat 5 dusun dalam Kecamatan Muko-Muko Bathin VII demi mempertahankan hak tanah-nya, pada Kamis (1/4) lalu, hingga terjadi bentrok antara masyarakat dengan ratusan pekerja PT. KBPC.

Atas insiden tersebut, putra batang bungo ini menilai aparat penegak hukum terkesan tidak berani berbuat apa-apa kepada pelaku dan provokator kerusuhan yang dilakukan oleh segerombolan karyawan PT. KBPC.

“Aparat kok diam, kenapa gak ditangkap itu pelaku atau provokator saat terjadinya bentrok. Kan sudah jelas, masyarakat kami diserang oleh ratusan karyawan PT. KBPC,” ujar Anto.

Anto pun meminta kepada Kapolres Bungo maupun Kapolda Jambi harus bertindak tegas terhadap permasalahan ini, agar tidak terjadi mosi tak percaya kepada aparat penegak hukum.

“Kalau memang Kapolres berani menegak kebenaran, tangkap itu anak buah Syamsudin pelaku kerusuhan, karena mereka nyaris menabrak aparat TNI-POLRI dan masyarakat,” tegas Anto.

“Kalau polres bungo tidak berani nangkap anak buah Syamsudin, jangan salahkan masyarakat kami untuk bertindak,” tutupnya.

Terpisah, Pemerintah Kabupaten Bungo melalui Asisten II, Saiful Azhar saat dikonfirmasi awak media mengatakan, bahwa pihaknya akan segera mempertemukan kedua belah pihak. Pemda Bungo sendiri, katanya tidak ingin masalah ini terus berlarut dan bahkan menimbulkan masalah baru.

“Kita akan mempertemukan kedua belah pihak untuk mencari solusi. Saat ini kita sedang mengatur jadwal pertemuan dengan pihak PT. KBPC. Semoga saja persoalan ini segera selesai tanpa ada yang dirugikan,” ucap Saiful.

Kata Saiful, jika nantinya terbukti ada hak masyarakat yang dirampas oleh perusahaan, maka dia berharap kebesaran hati pihak PT. KBPC untuk mengembalikan hak masyarakat. Dengan demikian semua persoalan bisa diselesaikan dengan kepala dingin.

“Jika memang nanti terbukti ada hak masyarakat yang diambil perusahaan, kita berharap kebesaran hati dari pihak PT. KBPC. Intinya kita sebagai penengah ingin persoalan ini bisa cepat selesai tanpa ada yang dirugikan serta tidak ada persoalan baru,” pungkas Saiful Azhar. (*)

Komentar

Berita Terbaru