Asnadi : Saya Hanya Mediasi Damai Dua Belah Pihak, Kalau Masalah Uang Rp150 Itu Tidak Benar

SUARA BUNGO – Perkelahian antara pemuda yang terjadi di kelurahan Cadika, Sabtu (30/11/2019) belum menemukan titik terang. Salah satu oknum Anggota Dewan Bungo yang dicatut namanya, Asnadi kepada suarabutesarko.com mengatakan, kalau dirinya tidak ada meminta uang damai yang disebutkan oleh pihak tersangka.

“Tadi siang (04/12) memang ada keluarga dari sebelah tersangka datang menemui saya, dan bermaksud minta perdamaian. Saya selaku wakil rakyat ingin antara kedua belah pihak ini saling berdamai,” ujar Asnadi.

Baca Juga :  Pj. Bupati Asraf Resmikan Gedung Seni dan Olahraga Karang Taruna Tunas Muda Pendung Tengah

Lanjutnya, terkait masalah uang damai Rp150 juta tersebut, Asnadi mengatakan dirinya tidak pernah meminta uang damai. Asnadi juga mengatakan kalau dirinya hanya sebatas memediasi supaya masalah ini jangan berkepanjangan.

“Saya hanya memediasi, kalau masalah minta uang damai Rp150 juta itu tidak benar. Mungkin keluarga tersangka salah paham. Saya sebagai wakil masyarakat, ingin masyarakat berdamai, masalah damai itu urusan keluarga korban bukan urusan saya. Sekali lagi saya tegaskan saya hanya memediasi, tolong pihak tersangka untuk tidak salah paham,” ujar anggota DPRD Fraksi Hanura ini.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Terima Kunjungan Badan Kerjasama Antar Parlemen DPR RI

Selanjutnya salah satu keluarga korban, Johan kepada suarabutesarko.com menerangkan, bahwa pihaknya tidak ada menyebut kalau ada keterlibatan pak Asnadi. Dan masalah uang damai Rp150 juta itu murni dari pihak keluarga.

Baca Juga :  Bupati Mashuri Apresiasi Pengukuhan KDEKS Jambi

“Benar, sayo minta uang damai Rp150 juta, ini merupakan hasil kesepakatan keluarga. Tidak ada keterlibatan pak Asnadi, pak Asnadi hanya sebagai mediator. jadi jangan bawa nama pak Asnadi,” terang Johan (SBS)