Amankan PETI, Ketua Karang Taruna Aur Cino Diduga Dapat Setoran Rp6 Juta Per Alat Berat

SUARA BUNGO – Agar aktifitas ilegal Penambahan Emas Tanpa Izin (PETI) diwilayah Dusun Aur Cino, Kecamatan Bathin III Ulu bisa berjalan lancar dan aman, berbagai upaya dilakukan oleh para pelaku PETI, diantaranya mencuat dugaan adanya uang keamanan yang disetorkan kepada Ketua Karang Taruna Dusun Aur Cino.

Menurut kabar yang berhembus ditengah para pelaku PETI diwilayah Aur Cino, Hardi selaku Ketua Karang Taruna Dusun Aur Cino diduga menerima Fee dari beberapa bos alat berat yang sedang mencari emas dengan merusak lingkungan berkisar Rp6 Juta per alat berat.

Kepada awak media, salah satu pengurus alat berat yang bekerja di Aur Cino dengan tegas mengatakan, bahwa dugaan adanya fee atau uang keamanan yang diberikan kepada Ketua Karang Taruna sudah berjalan cukup lama.

Baca Juga :  Diduga Dikeroyok Oleh Security PT SKU, Isran Resmi Bikin Laporan Ke Polres Bungo

Uang keamanan tersebut menurutnya merupakan salah satu syarat bagi para pengusaha ilegal yang berniat atau berencana merusak alam dan mencemari sungai dengan mencari emas menggunakan alat berat.

“Uang keamanan sudah lumrah bagi pelaku PETI, kalau di Aur Cino kabarnya ada uang keamanan untuk Ketua Karang Taruna,” terang narasumber yang berinisial KT.

Mencuatnya dugaan adanya uang keamanan ataupun fee yang diterima oleh Ketua Karang Taruna Dusun Aur Cino, ternyata hanya sebagian kecil yang dikeluarkan oleh para pelaku PETI, pasalnya dari beberapa narasumber menyebutkan bahwa uang keamanan lain juga masih ada yang diduga untuk para oknum Aparat Penegak Hukum (APH).

Baca Juga :  Diduga Dibekengi Oknum Anggota TNI, Tanah Milik Talis Dibeli Isi Oleh Salim Untuk Aktifitas Puluhan Dongfeng

“Selain uang fee untuk Karang Taruna, kabarnya masih ada uang payung yang digunakan untuk mengamankan aktifitas PETI dari razia yang dilakukan oleh Aparat Penegak Hukum, hanya saja siapa yang menerima belum jelas orangnya,” terangnya kembali.

Beredarnya kabar tentang uang fee ataupun payung keamanan yang dikeluarkan oleh para bos PETI menyebabkan berbagai pendapat bermunculan, diantaranya PETI di Dusun Aur Cino sulit diberantas dan dibasmi karena pelaku mengeluarkan UPETI.

“Sudah ada belasan alat yang bermain di Aur Cino dan sampai sekarang tidak pernah ada razia dari Satgas Zero PETI. Hal ini menimbulkan kecurigaan bahwa tidak adanya razia diduga dikarenakan adanya uang payung atau uang keamanan yang sudah dikeluarkan oleh para bos PETI,” bebernya.

Baca Juga :  Sekda Asraf Buka Training Center Kafilah MTQ Kabupaten Kerinci

Terpisah, dugaan fee yang diterima oleh Ketua Karang Taruna dari para bos PETI ternyata tidak dipungkiri oleh Datuk Rio Dusun Aur Cino. Kepada wartawan, Rio Aur Cino mengaku tidak mengetahui jumlah fee yang diberikan oleh pelaku PETI kepada Karang Taruna.

“Berapa nominalnya saya tidak tahu pasti, namun setoran atau fee untuk Karang Taruna dari pelaku PETI kabarnya memang ada,” tutup Rio Aur Cino. (Tim)