Akibat Angin Monsun, Walaupun Musim Panas Udara Di Kerinci Terasa Dingin

SUARA KERINCI – Saat ini udara di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh berbeda dari hari-hari biasanya, walaupun saat ini musim kemarau tetapi udaranya terasa dingin.

Udara terasa dingin terjadi mulai dini hari hingga pukul delapan pagi. Hal ini sudah dirasakan warga sejak dua pekan yang lalu.

Baca Juga :  Disaksikan Sekda, Pemdus Sungai Gambir Sukses Salurkan BLT-DD Tahap II

Meski saat ini musim panas, udara yang dirasakan warga terasa dingin. Banyak warga memakai jaket tebal pada pagi hari untuk menghangatkan tubuh mereka.

Melihat fenomena udara terasa dingin pada musim kemarau ini, prakirawan BMKG Depati Parbo Kerinci Ulfa Mutiasari, menjelaskan pada musim kemarau ini terjadinya udara dingin dari dini hari hingga pagi hari disebabkan angin yang bertiup merupakan angin monsun.

Baca Juga :  Ini 35 Anggota DPRD Bungo Terpilih Periode 2019 -2024 Yang Telah Ditetapkan Oleh KPU Bungo

“Karena angin yang bergerak dari Australia dan angin monsun ini bersifat dingin dan kering,” Kata Ulfa. Selasa (6/8/2019).

Ulfa menjelaskan selain itu juga pada musim kemarau ini kuantitas awan sedikit, jadi pada siang hari pemanasan sangat intensif.

Baca Juga :  Al Belum Ditemukan, Masa Pencarian Diperpanjang Sampai 3 Hari

“Karena kuantitas awan sedikit maka pemanasan intensif, sedangkan pada malam hari tidak ada penahan sehingga pelepasan udara lebih cepat sehingga udara terasa dingin,” tutup Ulfa. (ndy)