Petugas Panwascam Kota Sungai Penuh Diduga Dianiaya Timses Caleg

SUARA SUNGAI PENUH – Dalam proses penghitungan suara hasil pemilihan umum serentak kemarin, 17 April 2019. Seorang petugas Pengawas Kecamatan, Suardi (36) warga Desa Koto Lolo, Kecamatan Pesisir Bukit, dikeroyok dan dianiaya oleh sekelompok orang pada saat penghitungan suara berlangsung.

Baca Juga :  Fachrori Dorong Bumdes Kembangkan Ekonomi Desa

Diduga pengeroyokan dan penganiayaan yang dilakukan oleh sekelompok orang tersebut dilakukan oleh tim sukses caleg dari dapil 2 (dua).

Berdasarkan informasi yang diterima dari Ketua Bawaslu Kota Sungai Penuh, Jumiral Lestari, ia membenarkan hal tersebut.

Baca Juga :  Dituduh Maling Buah Sawit, Oknum Security PT SKU Diduga "Keroyok" Warga Telentam Hingga Babak Belur

“Ya, salah seorang anggota kami, panwascam dikeroyok dan dianiaya oleh orang yang diduga timses caleg dapil 2,” ujar Jumiral, Kamis, (18/4/19) dini hari.

Baca Juga :  Survei Meroket, CE: Insya Allah, Selangkah Lagi Kita Raih Kemenangan

Ditambahkan Jumiral, “Saat ini kondisi korban sudah kembali stabil, korban juga sudah divisum dan dilaporkan ke polisi,” tutup Jumiral. (ndy)