LAM Bungo Dukung Langkah Wartawan Polisikan Oknum Manajemen Pegasus

SUARA BUNGO – Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Bungo, turut mendukung langkah hukum Azroni Cs yang melaporkan oknum Manajemen Pegasus ke Polres Bungo terkait dugaan menghalang-halangi Jurnalis dan perbuatan tidak menyenangkan.

Menurut dia, langkah hukum yang diambil Azroni Cs dan puluhan wartawan Bungo lainnya, merupakan langkah yang positif. Sebab katanya, itulah solusinya bagi orang yang tidak mau berunding secara damai.

Baca Juga :  Seolah Nantang Penegak Perda, Satpol PP Pergi, PEGASUS Kembali Beroperasi

“Kalo sayo menganggap (laporan ke Polisi) itu positif, bagus. Memang itulah solusinyo, orang yang dak mau diajak berunding secaro damai, memang aturannyo kesitu,” ujarnya, Selasa (5/9/2023).

“Sayo trus terang yo, itu jalan yang dibuat ke polisi itu memang itu jalannyo. Seloko adat mengatokan patuh pulang ke bathin, ingkar balek ke rajo. Balek ke rajo iyolah ke pengadilan, pertamo ke pihak penegak hukum kan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Polres Bungo Panggil Saksi-Saksi Terkait Kasus Dugaan Menghalang-Halangi Tugas Wartawan

Dia juga mengatakan, bahwa oknum Manajemen Pegasus sudah ingkar. Begitu juga dengan bahasanya yang sudah menghardik wartawan.

“Itu seloko yang sayo buat tadi, patuh pulang ke bathin ingkar pulang ke rajo. Dio ingkar tu, betul-betul ingkar. Bukan ingkar lagi, bahkan bahasanyo itu sudah menghajar kito dak,” katanya.

Baca Juga :  Jika Tetap Nekat Melanggar, Izin Resto dan Karaoke PT. Catur Tunggal Wijaya Terancam Dicabut

“Menghardik kan dak punyo perasaan malu agak sedikit, dak segan-segan dengan kito selaku penduduk pribumi ini. Dakdo wajar lagi, bukan dak wajar, sangat tidak wajar,” tambahnya.

Kalau menurut adat katanya, oknum Manajemen Pegasus sudah salah dan harus meminta maaf kepada beberapa wartawan yang bersangkutan.

“Jadi orang yang mengaku kesalahan ini ciri orang beradat,” tandasnya. (Oni)