Fraksi PKS DPRD Bungo Tolak Berdirinya Pegasus di Kabupaten Bungo, Dharmawan: MUI dan LAM Harus Bertindak

SUARA BUNGO – Meski belum beroperasi, kehadiran PEGASUS tempat hiburan malam mendapat penolakan dari berbagai pihak dan bahkan sampai didemo oleh masa mengatasnamakan Aliansi Rakyat Peduli Keadilan dan Hukum (ARPKH). Karena Pegasus di anggap mengundang maksiat dan bisa merusak generasi muda di Kabupaten Bungo.

Kali ini, Dharmawan F, SH., MH selaku ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bungo ikut menyoroti dan menolak keras hadirnya PEGASUS di Kabupaten Bungo.

Baca Juga :  DPRD Bungo Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2022

”Sebagai wakil rakyat dan ketua Fraksi PKS mengutuk keras kehadiran Pegasus di Kabupaten Bungo,” tegasnya.

Dharmawan juga meminta kepada Bupati Bungo segera menolak dibukanya usaha hiburan malam Pegasus dan hal semacamnya, karena mengundang maksiat di bumi Langkah Serentak Limbai Seayun Kabupaten Bungo ini.

Baca Juga :  Bupati Adirozal Serahkan SK Purna Tugas dan Piagam ASN Yang Pensiun

“Budaya Bungo ini masih bersih, masih banyak sektor lain untuk mendongkrak PAD kita. Hiburan malam bukan sebuah solusi,” kesalnya.

Agar Pegasus tidak beroperasi, dia juga mengharapkan organisasi Islam salah satu nya MUI termasuk LAM Kabupaten Bungo untuk memberikan saran kepada Pemerintah Daerah dan satu komando bersama masyarakat untuk menolak kehadiran PEGASUS di Kabupaten Bungo.

Baca Juga :  DPRD Bungo Sukses Gelar Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan KUPA Dan PPAS-P Tahun 2018 Antara Pemda Dengan DPRD

”Para pembantu Bupati juga harus jeli mengeluarkan izin, jangan asal saja. Mari sama-sama kita jaga generasi kita,” pungkasnya. (Oni)