Isu Razia Tim Polda Jambi Tak Buat Gentar Bos PETI, Beberapa Alat Berat Bebas Beraktifitas di Tebing Tinggi

SUARA BUNGO – Para pelaku Ilegal di Kabupaten Bungo nampaknya banyak tiarap dan menghentikan sementara aktifitas mereka lantaran berhembusnya issu Razia yang dilakukan oleh aparat penegak hukum (APH) dari Mapolda Jambi yang dijadwalkan tanggal 26 Agustus sampai 9 September 2026.

Meskipun banyak pelaku ilegal yang stop atau istirahat sejenak, ternyata di dusun Tebing Tinggi, Kecamatan Muko – Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo, masih ada bos PETI yang berani menggoyangkan alat berat untuk merusak alam demi mendapatkan butiran – butiran emas yang sangat menggiurkan walaupun bertentangan dengan hukum.

Kepada wartawan, salah satu warga dusun Tebing Tinggi menyebutkan, bahwa lebih dari tiga unit alat berat masih bebas bekerja tanpa takut dengan aparat penegak hukum.

Baca Juga :  Kabupaten Bungo Defisit, SZ : Kami Punya Formulanya

“Sekarang bos PETI sudah tidak takut lagi dengan razia. Buktinya walaupun isu razia dari tim Polda Jambi sudah menyebar luas, namun masih banyak alat berat yang bekerja di Dusun Tebing Tinggi melakukan aktifitas Penambangan,” ujar RK, salah satu warga Bungo.

Ketika ditanyakan apakah benar memang ada alat berat yang melakukan PETI di Dusun Tebing Tinggi, mengingat diwilayah lain seperti Senamat, Rantau Pandan, Sungai Telang sudah tiarap, dirinya memastikan hal itu.

Dia juga mengatakan, bahwa selama ini aparat penegak hukum hanya melewati dusun Tebing Tinggi dan tidak pernah melakukan razia khusus. Hal tersebut juga membuat pelaku PETI yang di Dusun Tebing Tinggi seperti mendapat perlindungan karena razia hanya diarahkan diwilayah Rantau Pandan sampai Sungai Telang.

Baca Juga :  Dr. Dessy Resmi Dilantik Sebagai Sekretaris Alumni Lemhanas Komisariat Jambi

“Alat berat itu bekerja diseberang sungai. Lokasinya memang agak sedikit jauh dari jalan aspal dan sekilas pandang memang tidak akan terlihat ada aktifitas PETI,” ucapnya pula.

Bebas dan banyaknya alat berat yang bekerja di Tebing Tinggi tanpa tersentuh hukum membuat dirinya meminta Kapolda Jambi, Kapolres Bungo untuk turun langsung dan menangkap pelaku ilegal.

Baca Juga :  H. Fachrori Kukuhkan 54 Anggota Paskibraka Provinsi Jambi

“Kami berharap bapak Kapolda dan Kapolres bisa memberantas hak ini dan jangan dibiarkan para perusak alam bebas melakukan penambangan ilegal,” harapnya.

Pantauan wartawan dilapangan, kabar adanya alat berat yang masih bebas bekerja mencari emas di dusun Tebing Tinggi ternyata benar adanya. Dalam pantauan lapangan, Rabu (02/09/2026), terekam jelas satu unit alat berat berwarna kuning dengan merek SDLG sedang bekerja diseberang sungai.

Selain SDLG, didekat alat berat tersebut juga terdengar bunyi aktifitas PETI lain dengan menggunakan alat berat, hanya saja tidak terlihat jenis dan warna alat berat tersebut. (tim)