Wisuda 129 Sarjana STIA SS Muara Bungo ke XXXIII Gelombang II Berlangsung Sukses

SUARA BUNGO – Bertempat di Aula gedung kampus pasca sarjana, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Setih Setio Muara Bungo, menggelar prosesi wisuda 129 lulusan sarjana Angkatan ke XXXIII periode II tahun 2018 berlangsung sukses.

Saat sambutan, Ketua STIA SS Muara Bungo H. Burhanuddin mengemukakan sejarah dan perkembangan STIA Setih Setio Muara Bungo dihadapan Sekjen MPR RI dan para tamu undangan lainnya.

H. Burhanuddin juga mengatakan, bahwasanya STIA saat ini secara kelembagaan atau institusi telah memperoleh Akreditasi “B” Dari badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, bersama tiga Program Studinya yang terdapat di STIA yang juga telah memproleh akreditasi “B”.

“Secara kelembagaan, sebenarnya STIA Setih Setio Muara Bungo ini telah berupaya untuk meningkatkan jenjang pendidikan dari Strata satu (S1) dengan menambahkan dan berencana akan membuka program Pasca Sarjana dan pengembangan prodi yang telah ada di STIA pada saat ini. Kita masih menunggu arahan dan keputusan dari pihak yayasan Setih Setio Muara Bungo,” papar Ketua STIA, H. Burhanuddin, Rabu (12/12/2018).

Selanjutnya, ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada ratusan wisudawan yang telah resmi menyandang gelar sarjana, dan telah menyelesaikan studi tepat pada waktunya.

“Selamat kepada semua wisudawan, semoga ilmunya bisa bermanfaat di tengah masyarakat luas,” ujar H. Burhanuddin.

Sementara itu, ketua Yayasan Setih Setio Muara Bungo, Muzani. H. A. Djalil saat sambitan, dirinya meminta kepada seluruh wisudawan yang telah sukses menyelesaikan pendidikan, agar tidak berpuas diri dulu. Karena ini adalah awal dari perjuangan untuk terjun kedunia kerja yang sesungguhnya.

“Lanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, jangan cepat puas, karena ini adalah awal dari perjuangan saudara-saudara sesungguhnya,” ungkap Muzani. H. A. Djalil.

Adapun yang bertindak sebagai nara sumber saat orasi ilmiyah yaitu Ma’ruf Cahyono, sekjen MPR RI, ia juga menyampaikan uraian tentang garis besar haluan negara (GBHN).

Menurut Ma’ruf Cahyono, banyak hal yang penting dari GBHN tentang penyelenggaraan negara yang sepatutnya terlaksana, dan ini membutuhkan dorongan dan peranan kontribusi generasi milenial dengan bidang ilmu pengetahuan masing-masing.

“Sudah seharusnya kita memahami, dan berkontribusi sebagai generasi milenial, bagaimana penyelenggaraan negara yang baik dan berkulitas ini untuk kemajuan bangsa dan negara dimasa yang akan datang,” curahnya.

Dilain pihak, Yandri A selaku Sekretaris L2Dikti menyampaikan empat poin penting dalam pengembangan perguruan tinggi agar berkualitas, diantanya yaitu Harmonisasi antara Yayasan dan pihak perguruan tinggi, peningkatan pengembangan SDM dosen, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan tinggi, sejalan dengan perkembangan era digital, dan akreditasi perguruan tinggi sebagai titik utama untuk memperoleh kepercayaan masyarakat, serta memikirkan langkah atau terobosan bagaimana merefisi dan mengembangkan kurikulum sesuai dengan perkembangan zaman.

“Kerja sama dengan stoke holder dan lembaga industri, dan dengan perguruan tinggi lainnya baik yang ada di dalam negeri maupun di luar negeri, karena kita tidak akan bisa berdiri sendiri,” pungkasnya.

Prosesi wisuda STIA Setih Setio Muara Bungo kali ini dihadiri oleh sekretaris jenderal (Sekjen) Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Dr. Ma’ruf Cahyono, SH., MH.

Dari pihak STIA, tampak hadir, Ketua STIA Setih Setio H. Burhanuddin, SH., M. Hum, Wakil Ketua I H. Muhammad Nasir, SE., MM, wakil ketua II Hasdari, M.Si, wakil ketua III Tarjo, M.AB, jajaran dosen dan civitas akademika STIA Setih Setio Muara Bungo lainnya. Sedangkan dari pihak yayasan tampak hadir Ketua Setih Setio, Muzani H A Djalil, SH bersama jajarannya.

Selanjutnya, juga turut hadir pula, Bupati Bungo H. Mashuri yang diwakilkan oleh staf ahli Bupati Tobroni Yusuf, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2 Dikti) wilayah X Jambi, Sumbar, Riau dan kepulauan Riau, Yandri A, SH MH, sekeretaris pelaksana L2 Dikti, Anggota DPRD Bungo M. Mahili dan unsyur Forkopimda Kabupaten Bungo. (Ari)

Komentar