Usai Diperiksa 6 Jam, Tiga Tersangka Kasus Bencal Ditahan

SUARA SUNGAIPENUH – Tiga orang tersangka kasus dugaan korupsi dana bencana alam (Bencal) Kabupaten Kerinci tahun anggaran 2017, ditahan oleh Kejaksaan Negeri Sungaipenuh di Rutan klas II B Sungaipenuh, usai diperiksa selama 6 jam oleh penyidik Kejaksaan, Kamis (09/01/2020).

Adapun tiga orang tersangka yang ditahan adalah Asril selaku PPK, Saiful Efrizal dan Wardodi Aria Putra selaku pelaksana pekerjaan.

Baca Juga :  Disambut Mesra, Fikar-Yos Sapa Warga Maliki Air, Kampung Dalam dan Dusun Dilir Rawang

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Sungai Penuh, Sudarmanto saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan, setelah melakukan pemeriksaan selama 6 jam yakni dari pukul 10.00 Wib sampai dengan 15.00 Wib, ketiga tersangka langsung dibawa ke Rumah Tahanan (Rutan) Sungaipenuh.

“Ya… ketiga tersangka kita tahan, karena takut melarikan diri dan menghilangkan barang bukti,” kata Sudarmanto.

Baca Juga :  Bupati Adirozal Pimpin Peringatan Sumpah Pemuda ke-94

Untuk diketahui, proyek pekerjaan jalan Pungut Mudik-Sungai Kuning, Kecamatan Air Hangat Timur, Kerinci, yang mengunakan APBD Kabupaten Kerinci pada tahun 2017 dengan pagu anggaran Rp5 Miliar.

Sebelumnya, tiga tersangka telah mengajukan Pra Peradilan yang diajukan kuasa hukumnya di Pengadilan Negeri Sungai Penuh, Senin (23/9/2019). Namun dalam amar putusan nomor: 1/pid.prap/2019/PN.SPN. Hakim menilai penetapan tiga tersangka sebagai tersangka dalam kasus Korupsi Bencal oleh penyidik Kejaksaan Negeri Sungai Penuh telah sah dan tidak melanggar ketentuan Undang-undang (KUHAP).

Baca Juga :  Sekda Fadhil Arief Tinjau Ruang Isolasi Untuk Penanganan Pasien Covid-19 di RSUD Ahmad Ripin

Daniel Ronald SH, M. Hum selaku hakim tunggal menolak semua dalil permohonan tiga tersangka dan tidak menemukan alasan yang logis untuk mengabulkan permohonan-pemohon. (ndy)

Komentar