Takut Tertular Covid, Warga Tanah Tumbuh Tolak Kehadiran Hamas

822

SUARA BUNGO – Warga Kecamatan Tanah Tumbuh menolak kehadiran H. Mashuri (Hamas) yang akan menghadiri acara pesta, Sabtu (21/11/2020). Penolakan warga diketahui merupakan buntut dari vonis dokter yang menyatakan Verawaty Mashuri (istri Hamas) positif Covid-19.

S salah seorang warga Tanah Tumbuh mengaku bahwa penolakan warga itu murni karena tidak ingin ada warga Tanah Tumbuh yang tertular virus berbahaya. Menurut dia, Hamas seharusnya diisolasi selama 14 hari dan jangan dulu menggelar kampanye dan menghadiri pesta.

“Warga tidak ingin kontak dengan beliau (Hamas). Siapapun yang kontak dengan istrinya wajib diisolasi,” terangnya.

S menambahkan, bahwa sebelum terjadinya penolakan, warga sudah meminta kepada timses Hamas untuk tidak menggelar kampanye ataupun pertemuan apapun di dusun-nya.

“Masyarakat takut dengan Covid-19, tapi Hamas beserta tim memaksa juga untuk masuk. Jadi kami bukan menghadang, tetapi menolak kehadiran beliau,” tegasnya lagi.

Lebih jauh dikatakan, dirinya selaku masyarakat meminta agar KPU dan Satgas Covid-19 untuk meredam segala aktivitas Hamas dalam rentan waktu yang sudah ditetapkan oleh protokol kesehatan.

“Kami harap pak Mashuri nggak usah turun dulu lah. Jangan sampai ada cluster tim sukses,” tandasnya.

Masyarakat lainnya, ZH mengatakan, kejadian tersebut gak ada kaitannya dengan politik, ini murni inisiatif warga setempat demi kesehatan masyarakatnya.

“Meskipun hasil tes pak Hamas negatif, namun istri beliau-kan positif, kami takut ada warga kami yang tertular, karena Pak Hamas itu kan suaminya, mustahil gak ada kontak fisik,” terangnya.

Dilokasi sempat terjadi adu mulut antara rombongan Hamas dengan masyarakat. Suasana semakin tegang saat petugas melakukan pengamanan.

“Masyarakat diacungkan pistol, makanya warga terpancing emosi. Mobil itu dipukul pakai tangan dan ditendang, bukan dipukul pake kayu dan dilempar batu,” tegasnya.

Tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Bungo, dr. Safaruddin Matondang saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa ia lagi berada di kuburan.

“Nanti ya, lagi pemakaman pasien diduga positif covid-19,” pungkasnya. (TMC)

Silahkan Komentar nya Tentang Berita Ini