Pengcab Sepak Takraw Minta Sarpas Di Realisasikan

SUARA TANJABBAR – Dunia olahraga di Kabupaten Tanjung Jabung Barat ternyata belum terlayani dengan baik, hal ini terjadi pada cabang olahraga Sepak Takraw. Pasalnya, hampir 20 tahun cabang olahraga sepak takraw Kabupaten Tanjung Jabung Barat tidak memiliki gedung dan lapangan untuk berlatih, apalagi bertanding. Ironisnya, atlit sepak takraw Tanjung Jabung Barat jika mau latihan atau bertanding, terpaksa numpang dihalaman gedung runtuh, jalan Patunas, Kuala Tungkal.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan 80 ribu Gerai Kopdes Merah Putih secara Virtual

Ketua Umum cabang Sepak Takraw Tanjab Barat, Anuar Senan kepada suarabutesarko.com mengatakan, mereka terpaksa numpang latihan digedung runtuh, mengingat cabor sepak takraw memang tidak memiliki gedung dan lapangan.

“Kami terpaksa menumpang latihan di gedung runtuh ini, soalnya kami tidak memiliki lapangan sendiri. Inipun bisa kami gunakan kalau halaman gedung runtuh ini tidak dipakai untuk acara lain ataupun permainan anak-anak,” tutur Anuar yang diamini Ali, pelatih Sepak Takraw Tanjab Barat.

Baca Juga :  Politik Sosial ala Tim Relawan Surya Cerah, Jenguk Warga Sakit hingga Anak Autis

Anuar Senan berharap sangat kepada Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Tanjab Barat supaya dapat membangun gedung dan lapangan Sepak Takraw.

Baca Juga :  Fasilitas RSUD MHA Thalib Untuk Tangani Covid-19 Kurang Memadai, Ini Kata Ketua DPRD Sungai Penuh

“Tanjab Barat inikan banyak memiliki bibit-bibit pemain muda yang berbakat di cabang olahraga sepak takraw dan bahkan sering mendapatkan juara di kejuaraan-kejuaraan, baik ditingkat Provinsi Jambi bahkan ada juga atlit kita yang mewakili Provinsi Jambi bertanding ke tingkat Nasional,” tambah mantan pemain sepak takraw di era 90 an ini.(Harza)