Pasien ISPA di Puskesmas Depati Tujuh Kerinci Meningkat Seratus Persen

SUARA KERINCI – Walaupun berada jauh dari daerah yang memiliki banyak titik api, namun kabut asap dari pembakaran hutan dan lahan kiriman dari daerah tetangga juga menyelimuti seluruh wilayah kabupaten Kerinci.

Bahkan saat ini sudah lebih parah dibandingkan beberapa minggu yang lalu, terutama pada pagi hari hingga siang hari kabut asap tampak lebih pekat dan tebal, yang tentunya sangat menggangu pernafasan serta mengurangi jarak pandang.

Akibat dari kabut asap tersebut sejumlah Puskemas di kabupaten Kerinci mulai banyak menangani pasien ISPA dari pasien anak-anak hingga orang dewasa, tetapi pada umumnya pasien ISPA yang datang ke Puskesmas mengalami gejala seperti sesak nafas, batuk dan demam. Namun yang paling banyak adalah gejala sesak nafas.

Baca Juga :  Mendaftar di PAN, Ahmadi Zubir Optimis Didukung PAN Pada Pilwako 2020

Salah seorang petugas poli klinik Puskesmas Depati Tujuh Koto Tuo, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci, Muslim, mengatakan pada hari-hari biasa hanya sekitar 24 orang kunjungan pasien. Tetapi selama seminggu terakhir ini kabut asap menyelimuti wilayah kabupaten Kerinci terjadi peningkatan, yaitu mencapai 40 orang kunjungan pasien.

Baca Juga :  Populerkan Wisata Kerinci, Komedi Tali BH Shooting Di Kayu Aro

“Pada hari biasa pasien laki-laki yang berobat sekitar 7 orang dan perempuan 17 orang, namun semenjak kabut asap yang semakin tebal dalam seminggu terakhir ini membuat jumlah pasien ISPA laki-laki meningkat hingga mencapai 100 %, yaitu pasien ISPA laki-laki berjumlah 18 orang, sementara untuk pasien perempuan 22 orang,” ungkap Muslim, saat ditemui di Puskesmas Kamis (19/9/2019).

Selain memberikan pengobatan kepada pasien ISPA, ditambahkan Muslim, untuk mengurangi angka penderita ISPA pihak Puskemas Depati Tujuh juga membantu masyarakat dari dampak buruk kabut asap dengan melakukan pembagian Masker.

Baca Juga :  Putus Mata Rantai Covid-19, Pemdes Belui Bagikan Logistik ke Warga

“Sejak dua hari kemarin, petugas kesehatan kami sudah membagikan masker kepada pengguna jalan. Maka untuk itu kami menghimbau agar seluruh masyarakat mengurangi beraktifitas di luar ruangan terutama anak-anak, dan bagi yang beraktifitas di luar ruangan harus memakai maskersl serta perbanyaklah minum air putih,” tutup Muslim. (ndy)