Oknum Guru SMK Tanjabtim Pegang Dua Celurit Setelah Berduel Dengan Para Pelajar

SUARA TANJABTIM – Lagi-Lagi dunia pendidikan di Provinsi Jambi kembali tercoreng, kali ini seorang oknum guru dan sejumlah pelajar SMK Negeri 3, Kecamatan Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi berduel didalam pekarangan sekolah.

Informasinya, oknum guru laki-laki yang awalnya dihadapan para pelajar SMK, berubah keributan lantaran marah dengan perkataan guru sampai bertinju antara oknum guru dan para pelajar.

Perkelahian antara oknum guru dan pelajar sempat viral di media sosial, dan tampak oknum guru melakukan perlawanan terhadap para sejumlah pelajar, karena kalah jumlah, oknum guru tersebut langsung masuk kedalam kantor demi menghindari amukan pelajar lainnya.

Camat Berbak, Nopi Ariansyah, mengatakan, bahwa saat ini semua instansi camat, TNI dan Polri melakukan mediasi didalam sekolah, supaya tidak terjadi lagi perkelahian susulan.

Baca Juga :  Ketua Tim Penggerak PKK Buka Orientasi Kader PKK

“Dapat informasi sudah ketiga kalinya oknum guru dan pelajar SMK berkelahi, dua kali diluar sekolah dan tidak sampai tuntas penyelesaian dan ketiga kalinya dalam lingkungan sekolah,” jelasnya, Rabu (14/1/2026).

Para pelajar marah dengan oknum guru sebenarnya sudah lama, karena kecewa metode tentang pembelajaran yang diterapkan guru, seperti jika ada siswa buat kesalahan atau pelanggaran.

“Dulu pernah kejadian dan minta diawasi, kami berharap kasus ini tidak berkelanjutan dan menurut guru buat perjanjian dan cukup penyelesaian,” tegasnya.

Diketahui, oknum guru bernama Agus yang merupakan guru Bahasa Inggris dan saat dilakukan mediasi, oknum guru dan pelajar tidak datang dan akan dilakukan mediasi ulang.

“Saat kejadian, para guru sempat meminta pihak Polsek Berbak agar diamankan dulu para pelajar tersebut, supaya mempermudah ambil keterangan dan akan dilakukan perdamaian antara guru dan pelajar tersebut,” tuturnya.

Baca Juga :  Pengurus BPC HIPMI Bungo Dilantik Secara Virtual

Terpisah, Sekretaris Daerah Tanjabtim, Sapril saat dikonfirmasi awak media mengatakan, dia sangat menyayangkan atas perbuatan yang dilakukan antara Guru dan para pelajar. Dia menyerahkan kepada semua pihak Kecamatan, TNI dan Polri agar bisa melakukan mediasi sebaik mungkin.

“Sangat disayangkan atas kejadian yang terjadi di SMK Negri 3 Tanjabtim dan saya sudah komunikasi langsung sama Camat Berbak,” katanya.

Dari vidio yang beredar, tampak setelah oknum guru dan para pelajar saling adu jotos dilingkungan sekolah, oknum guru mengayunkan dua celurit cukup besar seraya mengancam para pelajar dengan mengatakan “Mati Kau”.

Miris, guru seharusnya memberikan ilmu pendidikan terbaik kepada pelajar agar menjadi baik dan sopan terhadap gurunya.

Baca Juga :  Bupati Anwar Sadat Apresiasi Sinergi DPRD dalam Penyusunan APBD 2025

Namun justru membuat perkataan tidak wajar kepada para pelajar, sehingga membuat para siswa sakit hati dan langsung melampiaskan kemarahannya kepada oknum guru tersebut.

Seperti di SMK Negeri 3 Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, seorang oknum guru laki-laki, dihajar para pelajar karena telah membuat para siswa sakit hati atas perkataannya yang tidak wajar.

Dan dari vidio, tampak seorang oknum guru saling pukul dengan para pelajar, karena kalah jumlah, guru langsung masuk kedalam kantor demi meredam kemarahan para pelajar.

Dan diketahui, kejadian tersebut didalam lingkungan sekolah SMK Negeri 3 Tanjabtim. Oknum guru dan para siswa saat ini masih diusahakan bertemu untuk dilakukan mediasi. (Tim)