MIS Nurul Ihsan Teluk Kayu Putih Butuh Perhatian Pemerintah

SUARA TEBO – Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Nurul Ihsan, desa Teluk Kayu Putih, kecamatan Tebo Ulu, kabupaten Tebo, provinsi Jambi, membutuhkan saran MCK dan mushalla.

Saat ini MIS yang memiliki sebanyak 59 orang murid yang mengisi 6 kelas itu sangat membutuhkan sarana dan prasarana tersebut.

Pasalnya, untuk bisa buang air kecil dan besar, murid maupun para majelis guru harus ke sungai Batanghari.

“Sekarang kalau murid mau buang air harus ke sungai,” tutur kepala MIS Nurul Ihsan, Ramayanti.

Disamping itu lanjutnya, dengan kewajiban siswa dan guru harus sholat zuhur terlebih dahulu sebelum pulang sekolah, kondisi ini cukup menyulitkan.

“Kita di sekolah ini kan menerapkan aturan sholat zuhur berjamaah dulu baru pulang. Karena belum punya mushalla, terpaksa kita gunakan ruangan tempat belajar,” ungkapnya lagi.

Sarana penunjang lainnya yang kini juga sangat dibutuh MIS ini adalah perpustakaan beserta koleksi buku pelajaran bagi murid.

“Kita juga sangat butuh gedung perpustakaan serta buku-bukunya. Terakhir kita mendapatkan bantuan buku pada tahun 2008 lalu. Proposal untuk juga telah kita sampaikan kepada dinas pendidikan dan kantor Kemenag kabupaten Tebo, namun belum ada responnya,” tandas Ramayanti. (Soni)

Komentar