Kadispora Menyapaikan Maaf Secara Terbuka Kepada Wartawan

SUARA JAMBI – Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, M. Dianto angkat bicara mengenai pernyataan Kadispora Jambi beberapa waktu lalu. Pernyataan tersebut dinilai telah melecehkan profesi wartawan.

Sekada melalui mediasi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh wartawan khusunya perwarta liputan Provinsi Jambi atas ucapan Kadispora yang telah melukai hati para jurnalis.

“Atas nama birokrasi, ASN tertinggi pemprov Jambi meminta maaf, ini pertama dan terakhir semoga tidak terulang lagi,” ujar Dianto, Rabu (26/6/2019) di ruang utama kantor Gubernur Jambi.

Sementara itu, di tempat yang sama, Kadispora Provinsi Jambi, Wahyudin juga menyampaikan permintaan maaf kepada wartawan atas statmentnya yang telah menghina dan melecehkan profesi wartawan.

“Saya memohon maaf kepada rekan-rekan wartawan yang menganggap saya telah menghina dan melecehkan profesi wartawan. Namun, tidak ada sama sekali niat saya untuk menghina dan melecehkan profesi wartawan dimaksud,” katanya di hadapan wartawan.

Wahyudin mengatakan, ini menjadi pembelajaran baginya. Dia menyesali atas perbuatanya, bahkan kedepannya dia berjanji tidak akan mengulangi hal yang serupa.

“Saya sangat menghargai profesi wartawan dengan fungsi-fungsi yang di emban termasuk dalam publikasi program dan kegiatan Pemprov jambi diantaranya program dan kegiatan Dians Pemuda dan Olahraga,” tuturnya.

Ketua IJPJ Abdul Manan mengatakan, setelah adanya pertemuan antara Kadispora dan wartawan telah menemukan titik terang. Kadispora telah menyampaikan permintaan maaf kepada wartawan.

“Alhamdulillah pertemuan antara Kadispora dan para awak media yang di fasilitasi oleh sekda telah usai dan telah ada permintaan maaf secara terbuka oleh Kadispora kepada para wartawan.  Kadispora telah menyesali dan mengakui kekhilafannya,” kata Manan.

“Bahkan Sekda Provinsi Jambi, M. Dianto langsung ikut meminta maaf kepada kawan-kawan media. Untuk itu saya minta kepada rekan-rekan, ini menjadi pembelajaran bagi kita semua. Semoga ini pertama dan terakhir kalinya yang terjadi,” harap Manan. (Zal)

 

Komentar