Kabut Asap, Aktifitas Sekolah Masih Berjalan Siswa SD Terpaksa Dibawa Ke Puskesmas

SUARA SAROLANGUN – Danis Anggriawan (6) salah satu siswa di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 99 Desa Kertopati, Kecamatan Mandiangin Kabupaten Sarolangun terpaksa di bawa ke Puskesmas Mandiangin, Senin (23/9/2019).

Bocah yang duduk di bangku kelas 1 SD saat ke puskesmas masih mengenakan seragam sekolah dengan atasan putih dan celana merah akibat sesak nafas.

Baca Juga :  Terima Penghargaan R. Soeprapto Award Tahun 2024, Gubernur Al Haris Ajak Seluruh Kepala Daerah Tetap Solid dan Berkontribusi untuk Kejaksaan

Menurut keterangan Karlina salah satu tenaga pendidik, SD 99 Desa Kertopati belum megetahui adanya surat edaran soal peliburan siswa TK, SD dan SMP dari Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

“SD kami masih berkatifitas seperti biasa hari ini, masih sekolah. Belum ada (dapat surat himbauan) jadi dak berani meliburkan,” ujar Karlina.

Baca Juga :  PWB Segera Gelar Kongres IV, Pendaftaran Ketum PWB Resmi dibuka

Karlina mengakatan, dari keterangan hasil pemeriksaan dokter di Puskesmas Mandiangin, Danis mengalami sesak nafas akibat kabut asap.

Dia berharap agar Pemerintah Kabupaten Sarolangun agar meliburkan aktifitas sekolah selama kabut asap.

“Tolong bapak/ibu Sarolangun berikan siswa kami libur, dikarenakan ada siswa kami yang masuk Rumah Sakit (Puskesmas) tadi pagi mungkin karena banyaknya asap/kabut asap,” tuturnya.

Baca Juga :  DUALISME JUDICIAL REVIEW PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN INDONESIA

Untuk diketahui sampai saat ini di wilayah Kecamatan Mandiangi masih diselimuti kabut asap tebal, namun aktifitas belajar di beberapa sekolahan masih berjalan sebagaimana mestinya. (Man)