Hamili Anak Kandung, SM Tewas Kena Timah Panas Saat Dilakukan Penangkapan

657

SUARA BUNGO – Aksi bejat kembali terjadi diwilayah hukum Polsek Pelepat, diketahui, pelaku berinisial SM (48) Warga Sungai Dingin, Dusun Karya Bakti, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo. Pelaku ini tega meniduri anak kandungnya sendiri inisial YP (14) hingga hamil 3 bulan.

Kejadian ini dibenarkan oleh Wakapolres Bungo, Kompol Yudha Pranata saat konferensi pers dihadapan awak media, Sabtu (7/9/2019).

Kejadian tersebut berawal pada hari Rabu (29/08/2019) sekira pukul 09.00 WIB, saat korban YP (14) yang merupakan anak kandung dari tersangka SM mengatakan kepada ibunya bahwa ia sakit perut, kemudian ibu bersama ayahnnya (tersangka,red) langsung membawa korban ke rumah sakit dan ketika diperiksa USG ternyata korban sudah hamil 3 bulan 15 hari.

“Saat mengetahui hasil USG, ibu korban menanyakan kepada korban siapa yang telah menghamilinya, namun tersangka menjawab ‘kamu tidak perlu tahu bawa anak pulang sekarang dan gugurkan kandungannya’. Kemudian pada saat dalam perjalanan menuju pulang ke rumah, korban memberitahu kepada ibunya bahwa ayahnya lah yang telah menghamili dirinya,” jelas Wakapolres Bungo, berdasarkan pengakuan ibu korban.

Lanjutnya, berdasarkan pengakuan korban, dirinya mulai berhubungan badan dengan tersangka sejak tahun 2013 sampai bulan Mei 2019. Dan korban mengaku di ancam akan di bunuh oleh tersangka jika tidak mau melayani berhubungan intim.

Merasa tidak terima anaknya mendapatkan perlakukan biadab dan tidak terpuji oleh suaminya sendiri, ibu korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Bungo.

“Ibu tersangka langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Bungo,” tambahnya.

Berdasarkan laporan tindak pidana Pencabulan yang masuk ke Mapolres, tim Jatanras Polres Bungo langsung bergerak mencari tau keberadaan tersangka.

Mendapatkan informasi bahwa tersangka berada di dalam kebun masyarakat Desa Bukit Baru, Kecamatan Pelepat dengan membawa senjata rakitan jenis gobok. Kemudian tim Jatanras Polres Bungo langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran ke TKP.

“Sesampainya di TKP, tim Jatanras Polres Bungo melihat pelaku sedang berada didalam kebun, kemudian dilakukan pengejaran namun pelaku melakukan perlawanan dengan mengarahkan senjata laras panjang ke arah tim Jatanras, kemudian tim Jatanras Polres Bungo melakukan tembakan peringatan ke udara sebanyak 3 kali, namun tidak di indahkan oleh TSK, kemudian tim Jatanras Polres Bungo melakukan tindakan tegas terukur dengan melakukan tembakan ke arah pelaku,” jelas Waka Polres Bungo.

“Tersangka langsung dilarikan ke RSUD H. Hanafie Muara Bungo untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” tambah Waka Polres.

Berdasarkan informasi yang diperoleh awak media dilapangan, setibanya tersangka di RSUD H. Hanafie Muara Bungo, tersangka sempat memdapatkan pertolongan dari pihak dokter, namun selang beberapa lama, tersangka SM akhirnya meninggal dunia, karena mengalami luka tembak yang menembus dibagian perutnya. (Ari)

Silahkan Komentar nya Tentang Berita Ini