Hak Konsumen Untuk Dilayani Dengan Jujur Dan Benar

167

SUARA ARTIKEL – Beberapa minggu lalu, tepatnya di awal bulan Mei 2019 biasa belanja bulanan di salah satu mini market yang cukup besar di seputaran pasar bawah kota Muara Bungo, sambil berbelanja saya memperhatikan harga yang tertera disalah satu produk yang ingin saya
beli dan setelah berkeliling dan memilih barang yang saya butuhkan, kemudian saya kekasir dan sedikit terkejut saat itu di monitor kasir bahwa produk yang saya beli harganya tidak sama dengan yang tertulis di daftar, kemudian saya complain dan saya bertanya” kenapa harganya berbeda antara di rak barang dengan yang ada dimonitor dan dengan enteng kasir menjawab, ”Belum diganti pak”, dan saya sebagai konsumen merasa dibohongi dengan harga yang belum di
ganti walaupun harga yang tertera selisih 2000 rupiah dan coba bayangkan kalau banyak konsumen sudah pasti lebih banyak lagi kerugiannya dan hal ini sepertinya sering terjadi di mini market-mini market dan sebagai konsumen kita harus selalu jeli dalam mengamati barang atau produk mulai dari harga barang, expire date product sehingga sebagai konsumen kita tidak
mengalami kerugian dari kecurangan dari pelaku usaha atau pegawai yang ada di mini market dimana kita berbelanja.

Didalam Undang-Undang Republik Indonesia No.8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen dalam pasal 4 butir g, ”Hak untuk diperlakukan atau dilayani secara benar dan jujur
serta tidak diskriminatif” dan hal tersebut diperkuat kembali pasal 10 bahwa pelaku usaha yang membuat pernyataan yang tidak benar atau menyesatkan pada butir a “ harga atau tarif suatu barang dan/atau jasa”, maka pada pasal 62 masih dalam Undang-Undang tersebut bahwa pelaku usaha pada butir 1, pelaku usaha dapat dikenakan pidana penjara paling lama 5 ( lima) tahun atau pidana denda paling banyak Rp. 2.000.000.000,00 (dua milyar rupiah).

Didalam kejadian sehari-hari dalam berbelanja sebetulnya banyak sekali kejadian yang sebetulnya sudah melanggar hak konsumen yang dilakukan pelaku usaha dan terkadang hal ini melalui kasir yang ada di mini market walaupun terkadang ini tidak melibatkan pemilik dan mungkin hanya oknum pegawai kasir di salah satu mini market diantaranya;

-Tidak memberi struk belanja;
-Donasi tidak masuk dalam struk belanja;
-Mengganti uang kembalian dengan permen;
-Promo yang tidak sesuai dengan sebenarnya, Pengelolaan produk yang buruk;
-Mencurangi pembayaran dengan kartu kredit.

Dari sekian banyak permasalahan yang dihadapi oleh konsumen mengenai beberapa
kecurangan yang dilakukan oleh oknum kasir seyogyanyalah kita sebagai konsumen harus tetap
jeli dan berhati-hati dalam menghitung jumlah berbelanja karena bukan tidak mungkin kita dicurangi oleh oknum kasir yang ada disalah satu mini market tersebut karena ketelitian kita selalu dituntut dalam membeli barang ataupun jasa yang di tawarkan oleh pelaku usaha.

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia dalam hal ini yang menaungi serta melindungi
konsumen seharusnya bertindak dengan cepat atas pengaduan yang mungkin terjadi yang ada
di masyarakat atas kejadian yang dialami konsumen dari oknum kasir atau pegawai yang melakukan kecurangan ataupun pelaku usaha yang nakal dan melakukan hal yang sama sehingga konsumen dirugikan.

Pada momen bulan puasa saat ini di tahun 2019 M dan 1440 H seharusnya kejadian diatas
tidak terjadi lagi karena dibulan suci ini diharapkan kejujuran akan lebih ditekankan dalam setiap transaksi yang dilakukan baik pelaku usaha dan konsumen dan bila terjadi hal-hal tersebut diatas baiknya lah kita mengacu pada Undang-Undang No.8 Tahun 1999 tentang perlindungan
konsumen sebagai landasan hukum kita sebagai konsumen bila terjadi hal-hal yang dirasakan merugikan kita selaku konsumen dan pelaku usahapun harus mengacu pada Undang-undang ini dalam memberikan informasi produk yang mereka jual dan tidak mengelabuhi konsumen baik soal harga, tanggal kadaluarsa dan informasi yang terdapat dalam kemasan produk yang diperjual belikan dan beberapa kecurangan di atas.

Penulis : Dr. Hamirul
Dosen STIA Setih Setio Muara Bungo

Silahkan Komentar nya Tentang Berita Ini