Drs. Jumali : Isi Waktu Dengan Nilai Positif

SUARA TANJABBAR – Bila menyadari, betapa pentingnya waktu dalam menjalani kehidupan. Hal ini pula sudah tentu seseorang tidak akan menyia-nyiakan waktu tersebut, apalagi untuk hal – hal yang tidak bermamfaat. Karena kehidupan ini, tidak akan datang untuk kedua kalinya.

Oleh sebab itu, hidup ini harus di isi dengan berbagai aktifitas yang positif, guna menuju kebahagian dunia dan akhirat. Tapi yang jelas, waktu yang relatif pendek ini harus di mamfaatkan dengan cara berbuat kebaikan, sehingga nantinya tidak terpeleset kedalam jurang nista.

Baca Juga :  Pj Gubernur Jambi Prihatin Dengan Kondisi Gentala Arasy

Sepertinya prinsip hidup Drs.Jumali, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Dan Opini Publik di Dinas Komunikasi dan Iformasi (Kominfo) Tanjab Barat ini perlu di contoh, mengingat beliau sangat menghargai waktu, dan dia terus mengisi sisa usianya dengan hal-hal yang positif dan berbuat baik antar sesama umat manusia.

Baca Juga :  SZ-Erick Ajak Masyarakat Hindari Politik Hoax, SARA dan Ujaran Kebencian

Tabiat serta perilaku mantan guru di SMA N 2 Kuala Tungkal ini wajib diberikan acungan jempol. Karena selama ia bekerja tidak pernah berbuat masalah. Namun sangat disayangkan, tidak semua orang bisa memiliki tingkah laku seperti sang Kabid berdarah Bugis ini.

Mungkin, bapak yang gemar baca buku ini, satu dari sekian banyak orang yang
berkeinginan untuk memberikan potensi yang ada didalam dirinya untuk kepentingan orang banyak.

“Ya berbuat baik kepada sesama dan peduli terhadap orang yang sedang kesusahan merupakan perbuatan yang terpuji dimata Allah Swt.” ungkap kabid yang memiliki kepribadian ramah, bersahaja dan mempunyai naluri kepemimpinan ini.

Baca Juga :  Peringati HUT Provinsi Jambi, Wabup Ami Taher Pimpin Upacara di Kerinci

Seraya ia mengucapkan ribuan terima kasih kepada Pemerintah Tanjab Barat yang telah memberikan jabatan sebagai Kepala Bidang kepada dirinya.

“Semoga jabatan yang diberikan kepada saya amanah, dan dapat saya laksanakan dengan baik,” pungkasnya.(Harza)