Dewan Minta Bupati Segera Evaluasi BUMD, Karena Dinilai Merugikan Pemda

SUARA BUNGO – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) mendapat kritikan keras dari DPRD Bungo. PT. Bungo Dani Mandiri Utama (BDMU) yang notabene-nya milik pemerintah Kabupaten Bungo ini sama sekali tidak pernah menghasilkan PAD untuk Pemda Bungo.

Saat pandangan akhir Fraksi, hampir semua fraksi dalam penyampaian kata akhir fraksi Ranperda Perubahan tahun anggaran 2019 meminta kepada pemerintah kabupaten Bungo untuk melakukan evaluasi besar-besaran terhadap BUMD. Karena selama ini, BUMD sama sekali tidak pernah menghasilkan PAD untuk kabupaten Bungo. Padahal modal yang telah dikucurkan oleh pemerintah untuk BUMD tidaklah sedikit.

Baca Juga :  Darus Tamin Minta H. Roni Pemilik Saham Resto Orang Agam Hargai Masyarakat Merangin

Meski dalam beberapa tahun terakhir ini tidak ada lagi suplay dana kepada BUMD, namun DPRD menggangap hal tersebut tetap merugikan pemda bungo.

“Kami dari Fraksi-fraksi di DPRD meminta kepada Bupati Bungo untuk segera melakukan evaluasi terhadap BUMD. Karena BUMD tidak pernah sumbangkan PAD, lebih baik dicabut saja penyertaan modal yang ada di BUMD dan dipindahkan ke usaha lain, yang bisa menyumbangkan PAD,” ujar Dedet, ketua Fraksi Gerindra.

Baca Juga :  Sukandar : Sinergitas Pembangunan Bidang Keagamaan di Kabupaten Tebo Akan Terus Ditingkatkan

Selanjutnya, Bupati Bungo, H. Mashuri saat diwawancara awak media juga mengakui, bahwa BUMD menjadi perhatian yang serius bagi pemerintah daerah.

“BUMD ini bukan hanya menjadi perhatian DPRD saja, tapi menjadi perhatian juga bagi pemerintah Kabupaten Bungo. Sampai saat ini BUMD tidak pernah sumbangkan PAD,” jelas Mashuri.

Baca Juga :  Silarurahmi ke Lubuk Kayu Aro, Dedi Hardani Dapat Dukungan Penuh dari Tomas dan Kaum Emak-Emak

Lanjut Mashuri, saat ini BUMD hanya bertahan dengan bisnis yang tidak begitu jelas. Pemerintah juga ragu untuk menambahkan modal kepada BUMD yang dinilai tidak begitu jelas ini.

“Kita akan segera evaluasi BUMD. Karena kami juga menilai bisnis yang dikelola BUMD ini tidak begitu jelas. Makanya tidak pernah sumbangkan PAD,” pungkas Mashuri.(oni)