SUARA BUNGO – Operasi pemberantasan PETI yang dilakukan oleh Tim dari Tipidter Polda Jambi yang berhasil mengamankan dua unit alat berat merek SDLG bersama tiga orang pekerja anak bok dan satu orang pengawas, menunjukkan bahwa pemberantasan PETI masih menjadi salah satu agenda utama di Bumi Langkah Serantak Limbai Seayun.
Keberhasilan Aparat Penegak Hukum dengan mengamankan dua unit alat berat bersama para pekerja ini diharapkan masih terus berlanjut dengan memutus mata rantai yakni dengan menangkap pemilik alat atau pemodal yakni diduga Ayuk Gadis dan Koling CS.
Kepada wartawan, salah satu warga Pelapat yang berinisial RI meminta kepada pihak polisi untuk melanjutkan penindakan PETI yang dilakukan di Dusun Batu Kerbau dengan menangkap Ayuk Gadis dan Koling CS yang diduga sebagai pemilik alat berat yang saat ini diamankan di Asrama Perwira Polres Bungo.
“Langkah pihak polisi menangkap alat berat yang main PETI di Dusun Batu Kerbau patut diapresiasi. Kami berharap pemberantasan ini terus berlanjut dan pemodal atau pemilik alat berat segera ditangkap,” ujarnya.
Jika pemodal atau pemilik alat berat tidak ditangkap dan dibiarkan berkeliaran begitu saja, dirinya mengkhawatirkan kepercayaan masyarakat Kabupaten Bungo terhadap pihak penegak hukum kedepannya akan terkikis dan berkurang.
“Dalam operasi di Batu Kerbau kemarin empat Pekerja PETI ditangkap. Jika benar-benar ditelusuri tentu akan ketahuan siapa bos mereka, maka itu jika bos atau pemodalnya tidak ditangkap, maka dikhawatirkan kepercayaan masyarakat terhadap pemberantasan PETI bisa hilang,” terangnya pula.
Disisi lain, Kapolsek Pelepat Iptu Charlos Sihombing ketika dikonfirmasi wartawan terkait kabar penangkapan dua unit alat berat merek SDLG bersama beberapa pekerja PETI di Batu Kerbau, membenarkan hal tersebut.
Walaupun Kapolsek Pelepat mengatakan memang ada penangkapan alat berat diwilayah hukumnya di Pelepat, namun dirinya tidak mau berkomentar banyak.
“Iya, dua alat berat merek SDLG dan empat pekerja PETI memang berhasil ditangkap oleh tim Tipidter Polda Jambi dari lokasi Dusun Batu Kerbau, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo,” pungkasnya. (tim)









