SUARA BUNGO – Jika selama ini wilayah Dusun Batu Kerbau, Kecamatan Pelapat menjadi salah satu tempat teraman bagi pelaku – pelaku ilegal menjalankan aktifitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), namun kondisi tersebut nampaknya mulai berubah karena Aparat Penegak Hukum (APH) sudah melakukan penelusuran dan kabarnya polisi berhasil menangkap dan mengamankan 2 unit alat berat yang diduga beroperasi untuk PETI.
Informasi yang berhasil dihimpun wartawan dilapangan, 2 unit alat berat merek SDLG berhasil diamankan polisi dan saat ini ditempatkan di asrama Perwira Polres Bungo di Pal 9.
Informasi yang berhasil digali dilapangan, pemilik alat SDLG yang ditangkap di Dusun Batu Kerbau adalah diduga milik bos besar penampung emas yang tinggal di Dusun Rantau Pandan yang akrab dipanggil Ayuk Gadis. Sementara pemilik alat yang satunya lagi adalah Koling yang join dengan Ferdi dan 3 warga dusun Batu Kerbau lainnya.
“Dua unit alat berat merek SDLG diduga milik Ayuk Gadis dan Koling yang kerjasama dengan Ferdi ditangkap polisi saat melakukan aktifitas di dusun Batu Kerbau,” tutur narasumber yang berinial RI.
Narasumber juga menyebutkan, bahwa selain menangkap 2 unit alat berat, dirinya juga mengatakan, bahwa dalam razia kemarin beberapa pekerja yang melakukan aktifitas PETI juga ikut diamankan oleh Tim dari Tipidter Polda Jambi yang bekerjasama dengan Polres Bungo.
“Selain alat, ada juga beberapa orang pekerja yang ikut ditangkap diantaranya Ferdi yang bekerja sebagai anak box alat Koling dan kabarnya beberapa orang anak buah dari Ayuk Gadis juga ikut di amankan di Mapolres Bungo,” terangnya pula.
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan awak media, alat berat yang diduga milik Koling atau Ferdi yang ditangkap polisi di Batu Kerbau memang sudah lama bekerja melakukan penambangan ilegal dan alat tersebut dikelola oleh 5 orang.
“Alat SDLG milik Koling itu kongsi 5 kabarnya, salah satu pemodal dan pemiliknya adalah Koling yang merupakan warga Dusun Batu Kerbau,” paparnya.
Informasi terkait adanya penangkapan alat berat diwilayah dusun Batu Kerbau sampai berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak polisi. Kapolsek Pelepat Iptu Charlos Sihombing ketika dikonfirmasi lewat WA belum ada jawaban sampai berita ini diterbitkan. (Tim)










