Bupati Mashuri Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional di Gedung Dharma Wanita

84

SUARA BUNGO – Bupati Bungo, H. Mashuri hadiri Peringatan Hari Anak Nasional dengan tema, “Peran Keluarga Dalam Perlindungan Anak”. Yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Bungo yang bertempat di Gedung Dharma Wanita, kamis (03/10/2019).

Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Bungo, Ir. Suryawani dalam sambutannya mengatakan, peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ini dimaknai sebagai kepedulian seluruh bangsa indonesia terhadap perlindungan anak agar tumbuh dan berkembang secara optimal.

“Ada berbagai perlombaan yang kami laksanakan dalam kegiatan hari ini, namun kegiatan ini kami bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo,” ujar Suryawani.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Bungo, H. Mashuri saat sambutan mengatakan, Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Kabupaten Bungo setiap tahunnya secara Nasional dilaksanakan pada setiap tanggal 23 Juli.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Bungo mengucapkan Selamat Hari Anak Nasional. Alhamdulillah kegiatan ini telah dicanangkan setiap tanggal 23 Juli, tema tahun ini sangat tepat dalam upaya Pemerintah meningkatkan jati diri bangsa Indonesia, sehingga memiliki generasi mendatang yang berkualitas dan mencintai bangsanya,” ucap Mashuri.

Lanjut Mashuri, anak merupakan potensi dan generasi penerus dan cita-cita perjuangan bangsa yang memiliki peran sangat strategis dan mempunyai ciri dan sifat khusus yang memerlukan perlindungan dalam rangka menjamin pertumbuhan dan perkembangan fisik, mental, dan sosial secara utuh.

“Masa depan bangsa sebenarnya ada di tangan anak-anak kita. Semoga kualitas anak-anak kita saat semakin baik, dan begitu juga kehidupan masa depan bangsa,” tambahnya.

Sama-sama kita ketahui, pada tahun 2019 ini, Kabupaten Bungo telah berhasil meraih Penghargaan Kota Layak Anak kategori “Pratama”.

Dengan adanya kebijakan Kota Layak Anak (KLA) maka diharapkan setiap wilayah kabupaten/kota hingga ke tingkat kecamatan dan desa/kelurahan dapat mengembangkan sistem pembangunan yang berbasis hak anak sebagai implementasi
dari Konvensi Hak Anak di era otonomi daerah.

Pelaksanaan kebijakan KLA dijabarkan ke dalam 5 (lima) klaster yaitu :

Hak Sipil dan Kebebasan.

Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif.

Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan.

Pendidikan, Pemanfaatan Waktu Luang dan Kegiatan
Budaya.

Perlindungan Khusus.

Didalam sebuah keluarga yang berkualitas maka pola pengasuhan yang berkualitas akan menjadi konsep utama, dengan memenuhi hak dan melindungi anak, serta membangun komunikasi yang baik antar anggota keluarga.

“Semoga melalui acara ini, dapat dijadikan momentum untuk meningkatkan kepedulian semua warga bangsa Indonesia, terkhusus masyarakat di Kabupaten Bungo, baik orang tua, keluarga, masyarakat, dunia usaha, media massa dan pemerintah terhadap pemenuhan hak dan perlindung khusus anak,” pungkasnya.

Turut hadir di acara tersebut, Sekda Bungo H. Ridwan Is, Ketua Dharmawanita, Kepala OPD, Para Kabag, para guru pendamping tingkat SD, SMP, dan para tamu undangan lainnya. (Ari)

Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak

Silahkan Komentar nya Tentang Berita Ini