SUARA KERINCI – Hari libur seharusnya dimanfaatkan oleh peserta didik untuk istirahat atau berlibur serta kegiatan bermanfaat lainnya. Tetapi lain halnya dengan yang dilakukan oleh Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci.
Pasalnya, Selasa (24/12/2019) bertepatan dengan hari libur Disdik Kerinci malah sibuk mengumpulkan peserta didik ke kantor Dinas Pendidikan untuk mengambil Beasiswa di Kantor Disdik yang berada di Bukit Tengah, Siulak, Kabupaten Kerinci.
Yang menjadi persoalan tentunya bukan hanya Penyaluran yang dilakukan di hari libur, tetapi jumlah penerima Beasiswa juga menjadi pertanyaan, dan parahnya lagi jumlah yang harus di terima oleh masing-masing peserta didik tentunya juga menjadi tandatanya.
“Menyalurkan Beasiswa kok di hari libur, kenapa tidak minggu lalu ketika hari kerja, dan berapa banyak sebenarnya peserta didik sebagai penerima beasiswa dan berapa jumlah yang harus di terima masing-masing peserta didik, ini harus diperjelas, jangan salah persepsi,” ungkap Syafri salah seorang aktivis di Kerinci.
Sementara itu, Kabid Dikdas, Hakimi, saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp tidak ada jawaban. Dan PPTK, Perlius, juga tidak ada jawaban. Padahal pesan WhatsApp yang dikirim sudah dibaca. Tetapi, Saprel, yang merupakan salah seorang Kasi saat dikonfirmasi mengaku ada pembagian Beasiswa. “ya” jawabnya singkat.
Namun ketika di tanya jumlah peserta didik penerima dan jumlah dana yang harus diterima setiap peserta didik, Saprel, tidak memberikan jawaban. (ndy)










