Betapa Pentingnya Kehadiran BPJS Kesehatan dan Pengenalan Aplikasi Mobile JKN di Dusun Timbolasi

SUARA ARTIKEL – Kuliah Kerja Usaha atau KKU merupakan salah satu mata kuliah yang bersifat wajib dan menjadi prasyarat untuk kelulusan bagi mahasiswa S1 dan penyelenggaraan KKU adalah bagi mahasiswa yang menjelang semester akhir. Setiap perguruan tinggi baik negeri maupun swasta pasti menyelenggarakan KKU dan sebutan lainnya. Pelaksanaan KKU biasanya berupa kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang biasanya bertempat di dusun (desa).

Tujuan dari dilaksakannya KKU ini adalah untuk memenuhi tri dharma perguruan tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Hal ini lah yang menjadi alasan KKU diwajibkan.

Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio (IAK SS) Muara Bungo, salah satu perguruan tinggi yang berlokasi di kabupaten Bungo ini setiap tahunnya menyelenggarakan program KKU. Program KKU di Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio Muara Bungo ini diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat atau disingkat LPPM IAK SS.

Untuk program KKU pada tahun ini LPPM IAK SS selaku penyelenggara menerapkan tema, “Kuliah Kerja Usaha Tematik Desa Membangun” yang dilaksanakan dalam kurun waktu 45 hari pada tanggal 11 Juli hingga tanggal 25 Agustus 2022.

Penempatan lokasi KKU IAK SS Muara Bungo pada tahun ini tersebar di tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Bungo, Tebo dan Merangin. Di kabupaten Bungo ditempatkan tiga posko yang berada di Kecamatan Bathin III Ulu yang berada di tiga dusun yaitu, Posko 1 Dusun Luber, Posko 2 Dusun Timbolasi, dan Posko 3 Dusun Sungai Telang.

Posko 2 Dusun Timbolasi merupakan sebuah dusun yang terletak dalam Kecamatan Bathin III Ulu, Kabupaten Bungo. Dalam proses perancangan dan realisasi program kegiatan, kami senantiasa dibimbing oleh Bapak Drs. Hardius., M.M selaku Dosen Pembimbing Lapangan. Mahasiswa KKU Posko 2 mengadakan sosialisasi kepada masyarakat betapa pentingnya kehadiran BPJS dan pengenalan aplikasi mobile JKN di desa Timbolasi.

Berdasarkan observasi dan pendataan yang dilakukan oleh mahasiswa KKU Posko 2 terhadap warga desa Timbolasi mengenai layanan kesehatan, diketahui masih ada warga yang belum mendaftarkan dirinya menjadi peserta BPJS dan belum mengerti bagaimana cara mendaftarnya.

Padahal BPJS penting dimiliki warga dusun, oleh karena itu Mahasiswa KKU Posko 2 mengadakan penyuluhan kepada warga sehingga mereka mengenal apa itu BPJS dan mengajak untuk bisa menggunakan BPJS.

BPJS Kesehatan merupakan asuransi yang wajib dimiliki oleh warga Indonesia dimana sesuai dengan Undang-undang Negara Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2011 dan Peraturan Presiden No. 82 Tahun 2018.

BPJS Kesehatan adalah badan hukum publik yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.

Tidak semua orang menyadari pentingnya menjaga kesehatan sampai mereka sakit. Padahal, banyak kata-kata bijak yang mengungkapkan sehat itu mahal. Baru tahu betapa mahalnya sehat setelah jatuh sakit.

Kehadiran BPJS Kesehatan semakin dirasakan oleh kita semua. Jika sudah merasakan bahwa sakit itu mahal maka betapa pentingnya menjaga dan mempertahankan kesehatan. Menjadi impian setiap orang dalam hidup mereka adalah menikmati hidup sehat.

Sayangnya, masih banyak orang yang belum mengetahui pentingnya jaminan kesehatan, bahkan meremehkannya. jaminan kesehatan dianggap mahal dan menguras pengeluaran bulanan. Padahal, jaminan kesehatan atau asuransi kesehatan merupakan salah satu jenis asuransi vital yang wajib dimiliki oleh setiap orang.

Berbicara tentang kesehatan, saat ini terjadi akselerasi digitalisasi dibidang pelayanan kesehatan. Hal ini mendorong agar masyarakat untuk lebih banyak memanfaatkan layanan teknologi dari rumah. Oleh karena itu, pelayanan publik di bidang kesehatan atau BPJS telah berinovasi dalam memfasilitasi tatanan layanan masyarakat Indonesia menjadi semakin mudah dan cepat diakses dengan menghadirkan aplikasi mobile JKN sebagai platform utama bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Namun pada pelaksanaannya sendiri masih banyak warga terutama warga sudah berumur yang belum mengetahui adanya aplikasi mobile JKN tersebut yang membantu memudahkan mereka dalam mengurus data maupun berkas dalam BPJS Kesehatan.

Berdasarkan hal tersebut, kami memberikan edukasi kepada warga desa Timbolasi tentang penggunaan dan fungsi aplikasi Mobile JKN dapat membantu masyarakat Desa Timbolasi mengenal layanan aplikasi Mobile JKN yang dapat diakses hanya dalam genggaman tangan yaitu Hanphone (HP).

Dengan adanya sosialisasi betapa pentingnya BPJS kesehatan dan pengenalan aplikasi mobile JKN diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat Desa Timbolasi akan pentingnya asuransi kesehatan sebagai suatu bentuk kesadaran akan kesehatan diri dan keluarga.

Penulis: Bima Arbiansyah
Mahasiswa Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio Muara Bungo

Komentar