Beruang Berkeliaran di Area Perkampungan

137

SUARA KERINCI – Selama satu pekan terakhir, warga Dua Desa di Kecamatan Bukit Kerman yaitu Desa Pulau Pandan dan Desa Karang Pandan, diresahkan oleh kehadiran beruang yang mulai masuk ke area perkampungan.

Menurut warga setempat, Andi mengatakan beruang yang berkeliaran dipemukiman warga tersebut berkukuran dewasa.

Pertamakali kemunculannya, pada Rabu lalu (13/2/2019), beruang itu terlihat di RT 2 dusun Renah Limau Manis, desa Pulau Pandan kecamatan Bukit Kerman.

“Ya, kemarin kami melihat beruang tersebut nampak berkeliaran dibelakang rumah warga dekat lapangan Volly,” katanya, Sabtu (16/2/2019).

Kemudian beberapa hari berturut-turut, berikutnya beruang tersebut di akui warga sering berkeliaran dipemukiman warga.

Dia mengatakan, takutnya nanti bisa memakan korban baik orang dewasa maupun anak-anak.

“Masyarakat juga takut untuk menembak atau memburu beruang itu, karena itu hewan yang dilindungi,” ujarnya menambahkan.

Tokoh Masyarakat setempat yang juga Ketua Karang Taruna Kabupaten Kerinci, Muhammad Hanil mendesak pihak BKSDA untuk segera menyikapi persoalan beruang itu.

“Jangan sampai nanti masyarakat dengan terpaksa memburunya, sehingga masyarakat justru kena pidana karena melanggar UU Kemudian beberapa hari berturut-turut berikutnya beruang tersebut di akui warga sering berkeliaran dipemukiman warga,” ujarnya.

Dia mengatakan, pihak BKSDA tentu tahu cara menangkap beruang itu untuk dipindahkan ke hutan yang jauh dari perkampungan penduduk.

Kepala Desa Pulau Pandan, Syamsul Bahar kepada awak media membenarkan kejadian tersebut.

“Kami sudah mendapatkan laporan warga, benar mereka melihat Beruang berkeliaran didekat pemukiman,” Sebutnya.

Syamsul mengatakan, sejauh ini belum ada kerugian yang ditimbulkan akibat dari peristiwa ini. Namun melalui dirinya selaku Kades setempat warga berharap pemerintah dapat menanggani cepat peristiwa ini.

Sementara itu, Polsek Gunung Raya melalui Babinkamtibmas desa Pulau Pandan, Bripka Awalludin mengakui telah menerima laporan dari warga.

Bripka Awalludin mengaku secepatnya akan melakukan koordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

“Benar, saya sudah menerima pengaduan dari warga. Kita akan upayakan koordinasi dengan pihak terkait untuk menangani kejadian ini,” tegas Bripka Awalludin. (ndy)

Silahkan Komentar nya Tentang Berita Ini