Putus Mata Rantai Covid-19, Pemdes Belui Bagikan Logistik ke Warga

SUARA KERINCI – Pemerintah Desa Belui, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci, melakukan pembagian Logistik dan sekaligus menyampaikan himbauan kepada masyarakat tentang Pencegahan Penyebaran dalam rangka memutus mata rantai Virus Corona (Covid-19), Rabu (6/5/2020).

Penyaluran Bantuan ini dipimpin langsung Peltu Kepala Desa Belui Pandriadi, S.Pd, serta turut dihadiri Camat Depati Tujuh Awang Syujadi beserta staf, BPD, Babinsa, Tim Gugus Tugas Relawan Covid-19 Desa dan Karang Taruna Desa Belui ke Rumah warga.

Baca Juga :  Kodim 0417/Kerinci Gelar Coffee Morning dan Silaturahmi Bersama Insan Pers

Peltu Kepala Desa Belui Pandriadi, S.Pd, ketika dikonfirmasi mengungkapkan bahwa pada pembagian bantuan ini terdapat 1.000 Masker, 315 buah Galon dan 315 Botol Sabun Cair untuk mencuci tangan.

“Ucapan Terimakasih kepada Bapak Camat Depati Tujuh beserta staf, Bapak Babinsa Koramil Air Hangat, Tim Gugus Tugas Relawan CoVid-19 Desa Belui, Karang Taruna dan seluruh elemen masyarakat yang telah ikut serta berpatisipasi dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ucap Pandriadi.

Baca Juga :  Elektabilitas SZ-Erick Unggul, Karakter dan Gaya Kepemimpinan Mempengaruhi

Lebih lanjut Peltu Kades Belui berharap dengan adanya pembagian logistik ini bisa memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19 di Desa Belui khususnya dan Kabupaten Kerinci pada umumnya.

“Kami berharap kepada masyarakat untuk dapat berperilaku hidup bersih dan sehat, tentunya dengan membiasakan mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan aktifitas, jangan lupa memakai masker saat berada di luar rumah, dan kurangi aktifitas yang tidak penting di luar rumah,” harapnya.

Baca Juga :  Brigpol Maidani Penuhi Undangan Warga Kampung Tembang Cucur Untuk Tutup Permainan Hari Raya Idul Fitri

Lebih dalam Pandriadi menyampaikan bahwa Virus Corona bukan aib, ini merupakan penyakit yang harus kita cegah dan kita hentikan penyebarannya, maka untuk itu tetap tenang dan waspada dalam menghadapi wabah ini. Karena mencegah lebih baik dari pada mengobati. Sayangi diri kita, keluarga dan lingkungan kita. (ndy)