Wisuda Sarjana ke XXXVII Gelombang II STIA Berlangsung Sukses

553

SUARA BUNGO – Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Setih Setio (STIA SS) Muara Bungo, tahun ini kembali menggelar sidang senat terbuka dalam rangka wisuda sarjana gelombang II tahun 2020.

Wisuda STIA angkatan ke XXXVII digelar di lantai 3 gedung pasca sarjana STIA SS Muara Bungo. Sabtu (28/11/2020) berlangsung sukses.

Adapun jumlah wisudawan gelombang II tahun 2020 ini, sebanyak 229 orang lulusan terdiri dari program strata satu (S1) Administrasi Negara dan Program Sarjana Administrasi bisnis.

Hadir dalam prosesi wisuda, dari pihak kampus dan yayasan Setih Setio, Hasdani M. Si, ketua STIA, Dr Hamirul, wakil ketua I. Widia Pratiwi, wakil ketua II. Nanang Al Hidayat, MH. wakil ketua III. ketua senat STIA dan civitas akademika, Para dosen, dan staf STIA.

Muzni H A Djalil, ketua yayasan Setih Setio dan jajaran pengurus yayasan serta tamu undangan lainnya. Tampak hadir pula, Bupati Bungo yang diwakili oleh Asisten III. H Indones. Pimpinan LLDikti wilayah X. Yandri A. SH., MH.

Dalam sambutannya, ketua STIA Setih Setio, Hasdani, menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan yang telah menyelesaikan studi tepat waktu. Perjuangan yang tidak mudah ditengah pandemi covid-19 amat patut diapresiasi.

“Wisuda tahun ini amat berbeda dari tahun sebelumnya, perjuangannya pun tentu amat berat, ditengah pandemi semua mahasiswa aktif tetap mematuhi aturan protokol kesehatan. Hingga prosesi wisuda ini dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah,” katanya.

Dipihak yayasan, Muzni H A Djalil, dalam sambutannya menyampaikan penghargaan dan kebanggaannya atas capaian kampus yang telah dilakukan, dan apa yang akan dilakukan. Yayasan akan mendukung untuk kemajuan kampus STIA.

“Kampus kita ini yang terbaik di kabupaten Bungo, secara infrastruktur dan kualitas perkuliahan,” ungkap ketua yayasan SS. Muzni H A Djalil.

Muzni juga berharap, kepada wisudawan khususnya administrasi bisnis dan administrasi negara untuk bisa menjawab tantangan dunia kerja dengan meningkatkan sofskil.

“Kuasai ilmu yang dipelajari dari kampus, jangan hanya menuntut menjadi ASN. Ciptakan lapangan kerja dimana saja,” pungkasnya. (Oni/adv)

Silahkan Komentar nya Tentang Berita Ini