Spesialis Curas Ini Mengaku Telah 26 Kali Beroperasi

SUARA SAROLANGUN – Lagi-lagi pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) kembali di bekuk Kepolisian Resort Sarolangun, Kali ini Inisial MK (18) Warga Desa Sungai Abang, Kecamatan Sarolangun, berhasil diamankan oleh Jajaran kepolisian sektor (Polsek) Kota Sarolangun pada Sabtu (19/10/2019) lalu.

Kapolres Sarolangun AKBP Deny Heryanto, SIK, M. Si, Rabu (30/10/2019) saat Pers Realise mengatakan, pelaku tersebut benar telah melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap korbannya berinisial AH (18) seorang petani, warga Desa Baru, Kecamatan Sarolangun.

“Saat penangkapan, pelaku berusaha untuk melawan petugas, namun berhasil diamankan, setelah di introgasi pelaku mengakui perbuatannya, bahkan sering melakukan tindak pencurian dengan kekerasan ini di wilayah Kabupaten Sarolangun. Katanya sudah 26 kali beroperasi dari bulan Juni hingga pelaku kita tangkap dan sampai saat ini baru 7 laporan yang masuk ke polsek Sarolangun,” kata Kapolres didampingi Kapolsek Sarolangun Iptu Imam Budiyanto.

Lebih lanjut, Kapolres Sarolangun menjelaskan kronologis kejadian, pada Senin (16/08) yang lalu sekitar pukul 16.00 Wib, di jalan lintas dekat gapura desa Sungai Abang, Kecamatan Sarolangun.

Saat itu, korban berangkat dari rumahnya di Desa Baru menuju Sarolangun dengan menggunakan sepeda motor bersama satu orang rekannya, pada saat melintasi desa Sungai Abang sebelum gapura selamat datang Sarolangun, korban diberhentikan oleh pelaku dengan cara menyetop kendaraan korban. Lalu pelaku berpura-pura menumpang korban dengan alasan hendak pergi menuju terminal bus Sarolangun dengan berbonceng empat orang, yang mana sepeda motor tersebut di kendarai oleh pelaku.

Bukannya menuju terminal bus Sarolangun, pelaku lalu membawa sepeda motor tersebut ke arah jalur dua yang jarang dilintasi oleh masyarakat, kemudian pelaku memberhentikan kendaraan dan berpura-pura meminjam hp korban namun tidak diberikan korban.

pelaku saat itu langsung mengambil secara paksa hp milik korban dari dalam kantong celana korban sambil melakukan pemukulan kepada korban. Lalu, korban berteriak meminta tolong, lalu pelaku melarikan diri meninggalkan korban.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian satu unit HP merek Samsung J2 Prime dan uang sebesar Rp300 ribu, dan jika ditotalkan mencapai Rp 1,2 juta. Karena tidak terima dengan kejadian tersebut, korban lalu melaporkan ke polsek Sarolangun untuk ditindak lanjuti sesuai dengan laporan nomor LP/B-63/IX/2019/JAMBI/RES SAROLANGUN/SEK SAROLANGUN pada tanggal 01 September 2019,” jelas Kapolres Sarolangun AKBP Deny Heryanto.

Ia juga menambahkan, atas laporan tersebut polsek Sarolangun lansung melakukan penyelidikan terhadap pelaku, akhirnya pada Sabtu (19/10) sekitar pukul 20.40 Wib, pelaku diketahui keberadaannya yang sedang berada di salah satu rumah warga di Desa Panti, Kecamatan Sarolangun, Berkat informasi tersebut unit reskrim polsek Sarolangun langsung bergerak ke lokasi, hingga akhirnya pelaku berhasil dilakukan penangkapan oleh aparat.

Dalam kasus curas tersebut pihak Kepolisian sarolangun juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah kotak HP J2 Prime warna putih dengan nomor Imei 1 : 357464.09558310.9 dan IMEI 2 : 357465.09.558310.4.

“Dari penyidikan pelaku sementara, hasil dari kejahatan ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, pelaku sudah menjual hp milik korban, sementara itu rekan kerjasama MK yakni berinisial IR (21) juga warga Desa sungai abang, masih dilakukan pengejaran oleh pihak kepolisian dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dapat di jerat pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun,” cetusnya. (Sar)

Komentar