Sempat Dihadang Saat Blusukan, Fikar Ajak Pendukung Ikhlas, Fokus, Tidak Emosi dan Jangan Anarkis

SUARA SUNGAI PENUH – Viral video Calon Walikota Sungai Penuh nomor urut 2 Fikar Azami meminta kepada semua tim relawan, simpatisan, dan pendukungnya untuk tenang dan tidak terpancing emosi pasca adanya penghadangan oleh segelintir orang saat blusukan di Koto Baru, Jumat (30/10/2020).

Video yang beredar di jejaring sosial facebook tersebut, Cawako Fikar Azami didampingi istri Beryll Dara Chendry dalam waktu singkat sudah ditonton ratusan akun facebook. Bahkan banyak yang menilai positif dan membagikannya di berbagai grup di facebook.

Baca Juga :  Intruksikan Fraksi Demokrat Terima Kedatangan Mahasiswa, Fikar Azami Dukung Aksi dan Gerakan Menolak UU Cipta Kerja

Dalam video tersebut Cawako Fikar meminta tim pemenangan maupun simpatisan untuk tetap fokus pada tujuan utama, yakni memenangkan kontestasi Pilwako Sungai Penuh 9 Desember nanti.

“Kita juga sadar bahwa itu hanyalah dilakukan segelintir orang. Tapi Insya Allah jangan pernah kita terpancing emosi, apalagi kita sampai berbuat anarkis seperti yang mereka lakukan kepada kita, tetapi tetaplah kita ikhlas, kita fokus pada tujuan kita, kita harus memenangkan Fikar-Yos pasangan nomor 2 di Kecamatan Koto Baru,” tegasnya.

Baca Juga :  Makin Panas!! Rumah Pendukung Fikar-Yos Sungai Liuk Diteror Orang Tak Dikenal

Calon walikota nomor urut 2 yang berpasangan dengan Yos Adrino itu juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh tim, relawan, simpatisan, dan pendukung Fikar-Yos yang sudah sejak dari pagi menunggu dan ikut bersama-sama, tetap tumpah ruah pada kegiatan blusukan di kecamatan Koto Baru.

Baca Juga :  Wako AJB Terima Bantuan APD dari BRI Senilai Rp25 Juta

“Waktu kita masih panjang. Mari kita raih, kita rangkul terus masyarakat koto baru, untuk bersama-sama kita memenangkan Fikar-Yos. Jangan hiraukan yang berbuat anarkis kepada kita, biarlah tuhan yang membalas segala perbuatan mereka. Salam, terus berjuang, bergerak dan menangkan Fikar-Yos di Kecamatan Koto Baru,” tegas mantan Ketua DPRD Sungai Penuh itu. (Adv/*)