Sardi Diduga Pukul Kepala dan Ancam Bunuh PPK Tanah Sepenggal

168
Ahmad Hidayat, Ketua PPK Tanah Sepenggal bersimbah darah, (Istimewa).

SUARA BUNGO – Ahmad Hidayat, Ketua PPK Tanah Sepenggal diduga dipukul dan diancam akan dibunuh oleh Sardi Gunawan. Dalam kejadian yang terjadi pada Senin malam (5/10/2020), sekitar pukul 21.00 Wib. Ahmad berlumur darah disekitar muka akibat hantaman benda keras.

Kepada wartawan, Ahmad Hidayat membeberkan kejadian brutal yang dialaminya. Kata Ahmad, kejadian berawal saat dirinya bersama dengan teman-temannya sedang berdiskusi di Sekretariat PC PMII Bungo.

Tiba-tiba, pelaku langsung datang dan masuk memanggil salah satu rekannya sembari memukul dinding serta berkata dengan nada tinggi.

Pelaku langsung masuk ke dalam ruangan. Tidak sebatas itu, menurut Ahmad Hidayat, pelaku juga memukul dinding sambil teriak melontarkan perkataan dengan nada tinggi.

Melihat hal itu, terang Ahmad, dirinya lantas mendekati Sardi sembari bertanya kenapa teriak-teriak. Kemudian, saya meminta dia untuk keluar jika tidak ada kepentingan.

Sayangnya, apa yang disampaikannya tidak membuat Sardi diam. Sardi masih mencak-mencak sehingga ditenangkan oleh salah satu temannya dan berhasil dibawa keluar sekretariat PMII.

“Setibanya diluar Sardi masih mengamuk. Tidak hanya itu, Sardi juga melontarkan kalimat tidak akan membuat saya tenang dan mengancam saya kalau lewat dusunnya akan dibunuh,” urai Ahmad Hidayat.

“Setelah itu Sardi tiba-tiba mengambil batu dan berlari mendekati saya. Dia memukul kepala saya bagian atas lalu memukul bibir saya dengan batu hingga berlumuran darah, kemudian dia langsung pergi,” jelasnya sembari menahan rasa sakit yang diderita-nya.

Lanjutnya, karena merasa tak terima, dirinya langsung melakukan Visum At Revertum di RSUD H. Hanafie Muara Bungo dan melaporkan kejadian yang dialaminya ke pihak yang berwajib.

“Ya, sudah saya laporkan. Saya merasa tidak ada permasalahan sebelumnya dengan Sardi,” tandasnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Bungo AKP. M Riedho Syawaluddin Taufan saat dikonfirmasi awak media membenarkan adanya peristiwa ini. Kata kasat, laporannya sudah diterima pihaknya.

“Waalaikum salam, sudah dibuatkan laporan di Polres tadi malam mas. Untuk hasil pemeriksaan awal silahkan dikonfirmasi ke kantor (Unit Pidum) supaya lebih jelas,” singkat Kasat saat dikonfirmasi wartawan via WhatsApp, Selasa (6/10/2020).(tim)

 

Silahkan Komentar nya Tentang Berita Ini